Sri Mulyani: Birokrat Jangan Jadi Pengganggu Ekonomi

Kompas.com - 12/03/2019, 19:33 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/1/2019) Dok Biro KLI Kemenkeu Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan para birokrat untuk tak jadi pengganggu ekonomi dengan merecoki dunia usaha.

Hal itu ia sampaikan saat bicara dalam acara rapat kerja Kementerian Perdagangan di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

"Dunia usaha tidak akan mampu (berkembang) kalau mereka menghadapi gangguan dari birokrasi, menghadapi ketidakpastian dari policy," ujarnya.

"Jadi kalau kita ingin menjadi pengganggu, penambah beban, maka kita sebenarnya mematikan ekonomi kita sendiri," sambung Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, para birokrat harus sadar bahwa tantangan untuk menciptakan lingkungan perekonomian yang sehat dan kompetitif ada di tangan para birokrat pemerintahan.

Oleh karena itu, menurut Sri Mulyani, para birokrat harus berbenah mulai dari cara berfikir, cara melayani hingga cara berinteraksi dengan dunia usaha.

Saat menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia, Sri Mulyani melihat banyak negara yang bisa maju dan stagnan. Kuncinya untuk menjadi negara maju kata dia ada tiga dan itu harus dipenuhi.

"Dari semuanya yang bisa suskes itu tiga saja yaitu institusinya kompeten, SDM-nya baik kualitasnya dan infrastrukturnya. Untuk institusi yang pertama itu adalah anda dan kita semua," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X