Kartu Pra-Kerja Dinilai Jembatan untuk Para Pekerja di Era Digital

Kompas.com - 14/03/2019, 22:11 WIB
Guru Besar Manajemen Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali di INTEGRA 2018 Kanton Kementerian Ketengakerjaan (Kemnaker), Senin (19/11/2018) KOMPAS.com/Putri Syifa NurfadilahGuru Besar Manajemen Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali di INTEGRA 2018 Kanton Kementerian Ketengakerjaan (Kemnaker), Senin (19/11/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Program Kartu Pra-Kerja yang ditawarkan Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menuai pro dan kontra lantaran adanya anggapan bahwa pengangguran yang akan digaji.

Namun menurut Guru Besar bidang Ilmu Manajeman Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia Rhenald Kasali, kartu Pra-Kerja akan bermanfaat bila terealisasi.

Hanya saja Rhenald menilai perlu ada roadmap program tersebut yang dibuat oleh Kementerian Tenaga Kerja.

"Roadmap itu harus mendefinisikan siapa yang berhak menerima jaminan sosial ini, bagaimana bentuknya, dan lama bantuan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Baca juga: Mengenal Kartu Pra-Kerja yang Dijanjikan Jokowi

"Lalu mengenai perencanaan pembiayaan, transformasi balai-balai latihan kerja, kemudian sertifikasi profesi, serta keterlibatan perusahaan swasta untuk melatih ulang," sambung dia.

Rhenald mengatakan, kartu tersebut bisa menjadi jembatan para pekerja untuk menjawab kebutuhan dunia usah melalui layanan pelatihan vokasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelatihan vokasi dinilai sangat penting bagi para pekerja di tengah era digital disruption yang marak dalam lima tahun belakangan ini.

Ke depan menurut Rhenald, pemerintah juga perlu terus mendatangkan investor baru dan menyiapkan para tenaga kerja muda untuk menjadi pelaku ekonomi kreatif yang mandiri (start up).

"Ibaratnya, kita tetap memberikan pancing dan kail, namun lebih upgrade," kata dia.

Baca juga: Pemerintah Kaji Tunjangan bagi Korban PHK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.