Gaji PNS Naik, Pengamat Ini Sebut Tak Lepas dari Agenda Politik

Kompas.com - 15/03/2019, 09:09 WIB
Ilustrasi rupiah.THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDI Ilustrasi rupiah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan kenaikan gaji untuk Aparatur Sipil Negara ( ASN) alias PNS tahun ini. Rata-rata, kenaikan gaji dan pensiun pokok ditetapkan sebesar 5 persen sesuai Rancangan Anggaran yang ada.

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo menilai, kebijakan kenaikan gaji ASN menjelang pemilu ini tidak terlepas dari agenda politik.

"Kebijakan ini tentu tidak terlepas dari agenda politik walaupun populis. Kalau dampak pada ASN itu sendiri tentu positif," sebut Agus, Kamis (14/3/2019).

Terkait dampak terhadap non-ASN, Agus masih belum bisa menjelaskan.

Baca juga: Siap-siap, Kenaikan Gaji PNS Dirapel pada April 2019

"Kalau di luar ASN itu dampaknya tergantung dari kalkulasi pemerintah, anggaran totalnya juga belum terlihat berapa," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo sudah menandatangi Peraturan Pemerintah (PP) terkait kenaikan gaji PNS tersebut.

"Menyangkut pertama keputusan kenaikan 5 persennya itu sendiri sesuai dengan UU APBN 2019," ujarnya, Jakarta Senin (11/3/2019).

Setelah ditandatangani Presiden, kata Sri Mulyani, PP kenaikan gaji PNS tersebut masih perlu dilengkapi terkait lampirannya. (Resya Nugraha)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Pemerintah naikkan gaji PNS tahun ini, begini kata pengamat kebijakan publik



Sumber

Close Ads X