Shell Indonesia Incar Pasar di Jawa Timur

Kompas.com - 15/03/2019, 15:36 WIB
Direktur Retail Shell Indonesia Wahyu Indrawanto saat meresmikan SPBU Shell di Kota Malang, Jumat (15/3/2019). KOMPAS.com / ANDI HARTIKDirektur Retail Shell Indonesia Wahyu Indrawanto saat meresmikan SPBU Shell di Kota Malang, Jumat (15/3/2019).

MALANG, KOMPAS.com - PT Shell Indonesia tahun ini fokus di Jawa Timur untuk mengembangkan usahanya. Perusahaan yang bergerak di bidang menyedia bahan bakar minyak itu menyasar kota lapis kedua untuk menambah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Terbaru, Shell Indonesia membuka dua SPBU di Malang, yakni di Jalan Kawi Kota Malang dan Lawang, Kabupaten Malang. SPBU itu dibuka dengan menjalin kemitraan dealer owned dealer operate (Dodo) dengan PT Petrolux Arya Mandala.

Dengan begitu, total jumlah SPBU Shell di Indonesia sebanyak 98 unit.

"Sementara ini akan berkonsentrasi di daerah-daerah yang kita punya dan mengembangkan yang di Jawa Timur," kata Direktur Retail Shell Indonesia Wahyu Indrawanto saat meresmikan SPBU Shell di Kota Malang, Jumat (15/3/2019).

Sementara ini, selain di Jawa Timur, Shell juga beroperasi di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Indrawanto mengatakan, untuk Jawa Timur ditargetkan ada tambahan tujuh SPBU tahun ini. Setelah dua SPBU berdiri di Malang, Shell membidik pasar di Jombang dan Kediri serta menambah jumlah SPBU di Surabaya.

"Tahun ini target di Jawa Timur ada tambahan SPBU antara lima sampai tujuh. Termasuk dua yang sudah dibuka. Untuk target nasional sedang dihitung," katanya.

Ada dua model bisnis yang dijalankan Shell. Yakni company owned dealer operated (Codo) dan dealer owned dealer operate (Dodo).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X