Ingin Naik Kelas, Bank Yudha Bhakti Bakal Rights Issue Tahun Ini

Kompas.com - 15/03/2019, 18:26 WIB
Konferensi pers suntikan modal antara Akulaku kepada Bank Yudha Bhakti di Jakarta, Jumat (15/3/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAKonferensi pers suntikan modal antara Akulaku kepada Bank Yudha Bhakti di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun ini PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB) berencana menjadi Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II atau bank dengan modal inti berada di kisaran Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, BBYB akan melakukan penambahan modal dengan penawaran saham skema rights issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Direktur Utama Bank Yudha Bakti Denny Novisar mengatakan, jumlah saham yang akan ditawarkan dalam HMETD yang akan dilangsungkan tahun ini mencapai 3 miliar lembar saham.

Baca juga: Bank Yudha Bakti Dapat Suntikan Modal dari Akulaku Senilai Rp 500 Miliar

“Tahap berikutnya itu right issue. Itu sebanyak-banyaknya 3 miliar lembar saham,” ujar Denny di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Bank Yudha Bakti pun baru saja mendapatkan suntikan modal dari perusahan teknologi finansial (fintech) peer to peer (P2P) lending Akulaku sebesar Rp 500 miliar.

Akulaku pun akan menjadi standby buyer atau pembeli siaga dari aksi korporasi ini. Namun, dia belum mengungkapkan target dana dari rights issue kali ini.

“Target dana saat ini masih dalam perhitungan jadi belum bisa disampaikan,” ungkap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X