BPTJ : Ojek Online Tidak Boleh Punya Shelter di Sudirman

Kompas.com - 21/03/2019, 15:59 WIB
Selter ojek online di Stasiun Depok, Jalan Kartini, Depok, Senin (18/3/2019). KOMPAS. Com/CYNTHIA LOVASelter ojek online di Stasiun Depok, Jalan Kartini, Depok, Senin (18/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penataan ruang yang semakin gencar digiatkan oleh pemerintah melalui Kementrian Perhubungan dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) membahas beberapa peraturan baru khususnya untuk ojek online dan ojek pangkalan.

BPTJ rencananya akan mengatur tempat untuk ojek online sehingga tidak menyebabkan kemacetan dan meresahkan warga.

"Kita ingin menata ojek online ini karena selama ini dianggap meresahkan dan menambah kemacetan. Ada shelter (tempat khusus) yang disediakan untuk titik kumpul ojek online ini," ungkap Kepala BPTJ Bambang Prihartono, Kamis (21/3/2019).

Baca juga: Benahi Moda Transportasi Jabodetabek, BPTJ Butuh Rp 600 Triliun

Bambang mengungkapkan, nantinya tempat berkumpulnya ojek online hanya ada di beberapa stasiun tertentu seperti Lebak Bulus dan Dukuh Atas. Sedangkan, untuk Stasiun Sudirman sudah tidak diperbolehkan.

"Di Sudirman dan Thamrin itu tidak ada lagi cerita parkir-parkir ojek. Kalau mau naik ojek, nanti turunnya di Dukuh Atas saja," kata Bambang.

Menurut Bambang, masyarakat yang setiap hari turun di Stasiun Sudirman dekat dengan kantor sehingga bisa berjalan kaki. Apalagi, trotoar di area tersebut sudah dimodifikasi sedemikian rupa agar masyarakat nyaman.

Baca juga: Aturan Ojek Online Akhirnya Terbit

"Peraturan ini mengubah pola dan budaya masyarakat untuk berolahraga dengan berjalan kaki. Kita biasakan mereka untuk berjalan kaki, trotoarnya sudah keren," sebut Bambang.

Peraturan ini sekaligus dapat mengubah citra kota Jakarta dan menjadikannya percontohan untuk banyak kota salah satunya dengan dioperasikannya MRT sebagai moda transportasi umum yang baik.

Untuk menegakkan peraturan tersebut, BPTJ telah mengundang aplikator untuk membuat aplikasi POI (Point of Interest) sebagai upaya menentukkan titik jemput dan titik kumpul ojek online.

Baca juga: Peraturan Baru Ojek Online, Driver Dilarang Mangkal Sembarangan

Namun, pemberlakuan ini dilakukan jika penataan MRT sudah selesai. Kalau penataan tersebut sukses, penataan akan dialihkan untuk ojek di berbagai stasiun seperti Sudirman, Palmerah, dan Manggarai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X