Perusahaan Perancis Bangun Pabrik Daur Ulang Plastik Terbesar di Indonesia

Kompas.com - 22/03/2019, 08:00 WIB
Groundbreaking ceremony pabrik daur ulang plastik PT Veolia Services Indonesia di Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/3/2019) KOMPAS.com / ANDI HARTIKGroundbreaking ceremony pabrik daur ulang plastik PT Veolia Services Indonesia di Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/3/2019)

MALANG, KOMPAS.com - PT Veolia Services Indonesia (Veolia Indonesia) membangun pabrik di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (21/3/2019).

Pabrik itu akan mendaur dan memproses ulang botol plastik atau PET (Polyethylene terephthalate) menjadi botol baru. Pabrik ini diklaim akan menjadi pabrik daur ulang terbesar di Indonesia.

"Veolia Indonesia berkomitmen untuk mendukung agenda pemerintah dalam mengatasi permasalahan plastik," kata Presiden Direktur Veolia Indonesia, Sven Beraud Sudreau melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Daur Ulang Dipandang Solusi Tepat Atasi Limbah Plastik

"Oleh karena itu kami telah memutuskan untuk membangun pabrik daur ulang plastik PET di Indonesia. Untuk mengamankan bahan baku dalam operasi kami, kami akan bekerja dengan aktor pengumpulan sampah plastik di beberapa kota di Indonesia dan diharapkan untuk mengembangkan model pengumpulan inklusif yang dapat memberdayakan sektor informal," jelasnya.

Pabrik daur ulang plastik itu akan dibangun di atas lahan seluas 22.000 meter persegi dengan luas bangunan 7.000 meter persegi.

Pabrik itu ditargetkan beroperasi pada tahun 2020. Pabrik tersebut diperkirakan mampu memproduksi sebanyak 25.000 ton PET daur ulang per tahun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perusahaan asal Prancis itu akan menyerap 80 pekerja lokal disertai dengan teknologi yang canggih. Mesin yang digunakan akan dapat memisahkan tutup dan label sekaligus dengan cepat.

Baca juga: IPR Sebut Sampah Kantong Plastik Bisa Didaur Ulang

Deputi Bidang Promosi dan Penanaman Modal pada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Farah Ratnadewi Indriani mengatakan, pemerintah berkomitmen meningkatkan investasi terutama di bidang pengolahan sampah.

"Pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan iklim investasi yang baik khususnya kebijakan pengelolaan sampah yang telah menjadi agenda mendesak pemerintah," katanya.

Presiden Direktur PT Tirta Investama (Danone-AQUA) Corine Tap mengatakan, perusahaannya menjadi salah satu perusahaan yang akan menggunakan hasil daur ulang dari pabrik Veolia Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X