Penghasil Tuna Terbesar Dunia, Indonesia Pasok Jepang hingga Amerika Serikat

Kompas.com - 22/03/2019, 22:46 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melihat lukisan mural di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Rabu (20/9/2017) KOMPAS.com/ M WismabrataMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melihat lukisan mural di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Rabu (20/9/2017)

Indonesia pun telah mengembangkan industri pengolahan yang modern dan efisien untuk mengatasi volume ikan yang ditangkap.

Selain masalah penangkapan ikan ilegal, Menteri Susi juga telah mengatur cara penangkapan ikan yang baik untuk para nelayan. Nelayan Indonesia  dilarang memancing menggunakan pukat harimau sehingga menghilangkan resiko tangkapan yang tidak diinginkan.

Baca juga: Bertemu Pengusaha Jepang, Menteri Susi Tawarkan Tuna Indonesia

Kapal penangkap ikan Indonesia hanya menggunakan jaring besar yang lebih ramah lingkungan. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menjadi negara kedua setelah Jepang yang memancing secara tradisional.

"Para ahli memperkirakan bahwa hampir 20 persen tuna Indonesia dapat ditangkap dengan metode yang lebih ramah lingkungan ini,"  tulis SCMP.

Karena penangkapan ramah lingkungan ini, bulan November lalu salah satu pemasok ikan Indonesia menerima sertifikasi Marine Stewardship Council untuk perikanan berkelanjutan, salah satu sertifikasi paling ketat terkait praktik penangkapan ikan liar.

“Indonesia melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam mengendalikan penangkapan ikan ilegal di perairannya,” kata Reniel Cabral, seorang ilmuwan kelautan dari Filipina dilansir dari SCMP, Jumat (22/3/2019).

Menurut dia, Indonesia selanjutnya perlu menerapkan pengawasan serupa terhadap metode penangkapan ikan para nelayan domestiknya.

“Untuk terus mendapatkan manfaat dari kebijakan ini, mereka perlu memastikan bahwa upaya penangkapan ikan domestik juga dikelola dengan baik.” ujar Reniel.

Baca juga: "Di Pasar Becek Pun Sekarang Sudah Banyak Ikan Tuna"

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X