Rhenald Kasali: Utang RI Tak Ada Apa-apanya jika Dibanding Negara Lain

Kompas.com - 23/03/2019, 13:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Masalah utang Indonesia selalu menjadi "gorengan" sedap bagi pihak oposisi. Sebagian menyatakan bahwa Indonesia berada di ujung kebangkrutan. Benarkah utang Indonesia separah itu?

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Rhenald Kasali mengatakan, serbuan tenaga asing juga menjadi topik yang sering diangkat menyusul isu terlalu banyak utang dan BUMN terancam dijual.

"Padahal Arab Saudi yang kaya minyak saja juga punya utang. Demikian juga Singapura yang kelihatan megah itu," ujar Rhenald dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/3/2019).

Rhenald mengatakan, cara-cara tersebut bukan hal baru. Bahkan, Adolf Hitler juga menggunakan cara serupa saat merancang kekuasaan dengan menakut-nakuti kaumnya, etnis Arya, akan serangan ekonomi dari kelompok Yahudi.

Lalu, Donald Trump juga menggunakan cara yang sama untuk penduduk kulit putih Amerika yang terdesak serangan imigran dan barang-barang impor akibat globalisasi.

Rhenald menuturkan, beberapa waktu lalu, ekonom Dan Kopf mengumumkan kajiannya tentang gejolak ekonomi. Kopf menemukan dalam soal keseimbangan ekonomi, Indonesia juaranya.

Ia menyelisik pertumbuhan pendapatan riil per kapita menurut data Bank Dunia dari 2002 sampai 2017. Indonesia bahkan jauh lebih unggul dari China dan India yang tumbuh 2 persen lebih tinggi.

Temuan tersebut menguatkan fakta bahwa Indonesia belum ada apa-apanya dalam soal berutang. Faktanya, Indonesia tidak termasuk dalam 10 besar negara dengan rasio utang terbesar di dunia. Bahkan tidak juga dalam daftar 50 besar dan 100 besar.

Indonesia termasuk negara di peringkat bawah dalam hal besar rasio utang. Artinya, jika dibandingkan pendapatannya, utangnya tergolong kecil. Hal ini menandakan potensi Indonesia untuk membangun masih besar.

Per Desember 2017, debt to GDP ratio Indonesia sebesar 28,7 persen, sedangkan di Desember 2018 menjadi 29,78 persen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kode Bank BTN untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Kode Bank BTN untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Spend Smart
Bank Sinarmas Luncurkan Aplikasi Simobiplus, Apa Saja Keunggulannya?

Bank Sinarmas Luncurkan Aplikasi Simobiplus, Apa Saja Keunggulannya?

Rilis
Blue Bird Akan Tambah 4.000 Armada Lebih di 2022

Blue Bird Akan Tambah 4.000 Armada Lebih di 2022

Whats New
Berencana Ekspansi ke RI, Perusahaan Asal Malaysia Ini  Cari Agen untuk Tawarkan Tabungan Emas

Berencana Ekspansi ke RI, Perusahaan Asal Malaysia Ini Cari Agen untuk Tawarkan Tabungan Emas

Whats New
Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Transaksi Transfer Antarbank

Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Transaksi Transfer Antarbank

Spend Smart
Cara Daftar m-Banking BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Whats New
PT Vale Indonesia Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 3 Kali Lipat di 2025

PT Vale Indonesia Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 3 Kali Lipat di 2025

Whats New
Laba Bersih BRI Setara 25,5 Persen Total Laba Seluruh BUMN di 2021

Laba Bersih BRI Setara 25,5 Persen Total Laba Seluruh BUMN di 2021

Whats New
Sri Mulyani Pastikan 3 Provinsi Baru di Papua Bakal Punya Anggaran Khusus Pemilu 2024

Sri Mulyani Pastikan 3 Provinsi Baru di Papua Bakal Punya Anggaran Khusus Pemilu 2024

Whats New
Simak 3 Tips Meningkatkan Strategi Marketing Lewat TikTok

Simak 3 Tips Meningkatkan Strategi Marketing Lewat TikTok

Work Smart
Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Whats New
Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Whats New
Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Rilis
INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

Rilis
Bos BPJS Kesehatan: Kami Berharap Sampai 2024 Tidak Ada Kenaikan Iuran

Bos BPJS Kesehatan: Kami Berharap Sampai 2024 Tidak Ada Kenaikan Iuran

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.