Inspirasi Usaha: Warjak, Jadi Juragan Warung Nasi Tanpa Repot

Kompas.com - 24/03/2019, 12:12 WIB

Dari situ, Martin mulai kepikiran untuk merintis bisnis kuliner yang menjual makanan sehari-hari semacam warteg. Nah kebetulan, ia punya langganan warteg di daerah Pulogadung, Jakarta Timur, yang laris manis lantaran menyajikan masakan yang sedap.

Martin pun mendekati pemilik warteg untuk menawarkan kerjasama membuka cabang. Tapi, pemilik warteg menolak mentah-mentah.

Tak patah arang, di tahun-tahun berikutnya, dia masih mencoba merayu pemilik warteg. Lagi-lagi, si pemilik warteg menolak.

Baca juga: Ini Tips Wirausaha ala Jokowi untuk Para Pensiunan

Sampai akhirnya, Martin mengungkapkan, si pemilik warteg kena diabetes kemudian pulang kampung pada awal 2017. Usaha wartegnya di Pulogadung pun dia tutup.

Setelah tak lagi berbisnis kuliner, Martin sebetulnya menjajal usaha di bidang perfilman. Di sini, ia bertemu dengan Hendra yang kemudian menjadi sahabatnya. “Saya pakai jasa cleaning service dari perusahaan Pak Hendra,” ujarnya.

Seiring bisnis warteg di Pulogadung yang Martin incar tutup, ia yang tetap ingin berbisnis warung nasi akhirnya menemukan solusi. Yakni, menciptakan jaringan warung nasi kekinian berkonsep satu dapur tapi banyak cabang milik mitra.

Akhirnya, Martin menutup bisnis perfilman pada awal 2017, demi fokus mempersiapkan usaha Warjak. “Saya melihat, ada potensi di bisnis warung nasi,” imbuh pria kelahiran 23 Oktober 1979 ini.

Martin menjelaskan, restoran dan kafe tak menjual makanan sehari-hari, sehingga bersifat  musiman dan pasarnya terbatas. “Tapi, kalau makanan warteg atau warung nasi kan menyasar semua orang, jual makanan sehari-hari, enggak bosenin, orang memang perlu makan tiap hari,” ujarnya.

Trial and error

Enggak main-main, Martin dan Hendra mempersiapkan betul kelahiran Warjak. Mereka melakukan trial and error sampai delapan bulan.

Halaman:
Sumber


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.