Beri Nama Bayi, Gadis 19 Tahun Ini Raup Miliaran Rupiah

Kompas.com - 25/03/2019, 08:18 WIB
Ilustrasi bayi tidur javi_indyIlustrasi bayi tidur

"Secara tradisional, nama-nama itu akan ditugaskan sendiri atau diberikan oleh guru. Tetapi, karena hambatan bahasa dan sensor internet di China, kemampuan risetnya terbatas. Bahkan seringkali menghasilkan pilihan yang aneh dan terkadang lucu," kata Jessup.

"Terpikir olehku jika Nyonya Wang membutuhkan layanan ini, mungkin orangtua lain juga akan membutuhkannya," lanjut Jessup.

Jessup mulai berpikir akan menguntungkan jika dia bisa membantu orangtua China memberi nama buah hatinya. Apalagi, menurut Komisi Kesehatan dan Keluarga Berencana Nasional, angka kelahiran di China naik 7,9 persen menjadi 17,86 juta pada 2016 setelah berakhirnya kebijakan satu keluarga hanya boleh memiliki satu anak.

Kelahiran bisnis

Untuk mewujudkan idenya, Jessup memutuskan untuk meluncurkan laman berbahasa Mandarin yang dapat mereplikasi proses seleksi untuk banyak orang secara bersamaan.

Saat kembali ke Inggris untuk memulai bisnisnya, Jessup meminjam 1.500 euro (sekitar Rp 28 juta) dari ayahnya dan menyewa pengembang web lepas untuk membangun laman.

Di waktu luangnya, Jessup mulai bekerja mengisi database-nya dengan lebih dari 4.000 nama anak laki-laki dan perempuan, menghubungkan masing-masing lima karakteristik yang dia rasa paling mewakili nama itu, seperti jujur dan optimistis.

"Banyak orang bertanya kepadaku bagaimana aku punya waktu untuk memberi nama semua bayi ini? Sama seperti Google menemukan semuanya untuk semua orang sekaligus, saya menggunakan algoritma," ujar Jessup.

Baca juga: Cerita Tiara, dari Karyawan Menjadi Bos Produk Kosmetik

Laman ini bekerja dengan meminta pengguna untuk memilih lima karakteristik dari 12 daftar yang paling mereka inginkan untuk anak mereka. Kemudian, algoritma akan memilihkan tiga nama spesifik jender yang cocok dengan lima karakteristik tersebut.

Pengguna juga dapat membagikan tiga saran dengan teman dan keluarga melalui tautan langsung ke aplikasi pengiriman pesan China, Wechat. Proses ini hanya memakan waktu tiga menit.

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X