Sandiaga Janji Mau "Buyback" Indosat kalau Menang Pilpres, Dananya Dari Mana?

Kompas.com - 25/03/2019, 16:40 WIB
Ilustrasi Indosat Ooredoo Kompas.com/Wahyunanda KusumaIlustrasi Indosat Ooredoo

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga menjanjikan akan membeli kembali (buyback) saham Indosat andai menang di pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno, Drajad Wibowo mengatakan, peluang buyback Indosat dari Qatar Telecom, pemilik grup Ooredoo terbuka.

Atas alasan itulah Sandiaga menjanjikan hal sama seperti disampaikan Presiden Jokowi pada Pilpres 2014 lalu.

"Itu memang salah satu dari sekian janji Presiden Jokowi yang tidak terwujud. Karena Indosat strategis bagi Indonesia, Prabowo-Sandi berniat menunaikan janji tersebut," ujar Drajat kepada Kompas.com, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Lantas dari mana dananya? Drajad mengatakan, buyback saham Indosat bisa melalaui Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diberikan kepada BUMN.

Nanti BUMN yang sudah disuntik modal tersebut melakukan aksi korporasi untuk membeli saham Indosat yang saat ini dikuasai oleh Qatar Telecom.

PMN sendiri diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sumbernya dari pajak rakyat serta bea dan cukai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bisa jadi PMN yang berasal dari APBN, atau kombinasi dengan sumber2 lain. Untuk saat ini BPN membuka semua opsi," kata dia.

Sementara itu sebelumnya, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, menilai pernyataanSandiaga Uno soal saham Indosat sabagai rencana yang terlalu dini.

Erick menilai tak semudah itu membeli saham perusahaan menggunakan anggaran negara yang berasal dari pajak rakyat.

"Gini lho, dana APBN itu ada prosedurnya. Dana APBN harus ada keputusan-keputusan, tidak bisa langsung dengan dana APBN saya mau beli Indosat," kata dia.

Sebelumnya, Sandiaga menyatakan akan menuntaskan rencana Presiden Joko Widodo untuk membeli kembali saham Indosat dari Qatar Telecom, pemilik grup Ooredoo.

"Sebetulnya ide Pak Jokowi untuk buyback Indosat itu bagus. Ke depan, kami akan usahakan dan bicara dengan Qatar," ujar Sandiaga ketika ditemui di sela-sela kunjunganya di Jakarta Timur, Rabu (20/3/2019).

Sandiaga menyebut usaha membeli kembali saham Indosat merupakan strateginya guna mengintegrasikan data-data masyarakat di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.