Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karyawan Perempuan Merasa Lebih Stres Dibandingkan Pria

Kompas.com - 27/03/2019, 06:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan penyedia jasa kesehatan Cigna Corporation baru saja merilis hasil survei global Skor Kesejahteraan 360° pada Selasa (26/3/2019).

Selain mengungkap persepsi kesejahteraan, survei tersebut juga memotret sejumlah hal. Di antaranya yakni tingkat stres pekerja di 22 negara yang disurvei, termasuk di Indonesia.

Khusus di Indonesia, survei tersebut mengungkapkan perempuan bekerja yang merasa stres dibandingkan pria bekerja. Persentasenya yakni 84 persen berbanding 76 persen.

“Meskipun pria masih dianggap sebagai pencari nafkah utama, perempuan pekerja merasa mereka tetap harus berkontribusi terhadap keuangan keluarga,” ujar Direktur HR Cigna Indonesia Nefo Luhur Dradjati dalam siaran pers, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Survei itu mengungkapkan faktor yang membuat perempuan stres yakni tekanan pekerjaan (29 persen(, memikirkan kondisi keuangan pribadi (13 persen), dan memikirkan keuangan keluarga (10 persen).

Masih menurut survei, hanya 1 dari 3 responden perempuan yang merasa percaya diri akan kondisi keuangan mereka.

Selain itu, mayoritas responden perempuan di Indonesia juga merasa bahwa program kesejahteraan karyawan hanya untuk memberikan manfaat secara umum, tidak dikhususkan kepada kebutuhan perempuan pekerja.

Oleh karena itu, responden perempuan berharap agar kantor tempat mereka bekerja dapat mengadakan program kesejahteraan yang dikhususkan kepada perempuan.

Untuk mengatasi stres, mayoritas responden pekerja perempuan, baik yang masih lajang, menikah maupun memiliki anak, berharap dapat mengambil lebih banyak cuti.

Sementara itu, praktisi kesehatan Sonia Wibisono mengatakan, untuk menghilangkan stres dan merasakan kebahagiaan, maka para perempuan bekerja perlu kembali pada diri sendiri.

“Bahagia berasal dari kita sendiri, bukan dari orang lain. Caranya mensyukuri apa yang kita punya,” kata dia.

Survei global tersebut dilakukan awal 2019 terhadap 13.200 responden. Kesejahteraan mengacu pada lima pilar utama yakni fisik, keluarga, sosial, keuangan, dan pekerjaan.

Survei Skor Kesejahteraan 360° dilakukan Cigna tiap tahun. Tahun ini merupakan survei kelima survei tersebut digelar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

Whats New
Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Rilis
Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Work Smart
BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

Whats New
PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

Rilis
IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

Whats New
Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Whats New
Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Whats New
Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Whats New
Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Whats New
Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Whats New
Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Whats New
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Whats New
Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Whats New
Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan 'Reshuffle'

Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan "Reshuffle"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+