KILAS

Keseriusan Kementerian ESDM Bangun Jargas Diapresiasi PGN

Kompas.com - 27/03/2019, 11:45 WIB
Menteri Jonan melihat meteran jargas di rumah warga di Kota MojokertoKOMPAS.com/Achmad Faizal Menteri Jonan melihat meteran jargas di rumah warga di Kota Mojokerto


KOMPAS.com
-  Keseriusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Minergal (ESDM) dalam membangun jaringan gas ( jargas) baru mulai membuahkan hasil pada tahun ini.

Buktinya pada Selasa (26/3/2019), Kementerian ESDM meresmikan jargas untuk sambungan rumah tangga (SR) baru di Kota Medan, tepatnya di wilayah Tegal Sari Mandala, Medan Area, dan Medan Denai.

Sebelumnya, belum lama ini Kementerian ESDM berhasil menuntaskan pembangunan jaringan gas ( Jargas) untuk sambungan rumah tangga (SR) di Bogor dan Pasuruan.

Dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Rabu (27/3/2019), disebutkan bahwa pengoperasian Jargas di wilayah Bogor akan mengaliri sebanyak 5.120 SR, tepatnya di wilayah Kecamatan Cibinong dan Bojong Gede.

Sementara itu, di Kota Pasuruan, terdapat 6.314 SR yang akan dialiri gas. Rencananya, jargas yang akan mengalir memanfaatkan sumber gas hulu dari Husky CNOOC Madura Ltd dengan volume mencapai  0,2 MMSCFD .

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) Dilo Seno Widagdo menilai, keseriusan pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM dalam membangun jargas patut diapresiasi.

Menurutnya, Kementerian ESDM secara terencana berupaya meningkatkan bauran energi serta menciptakan kedaulatan energi nasional.

“Jargas banyak dibangun pemerintah, karena itu PGN selaku operator layanan, mempunyai komitmen tinggi untuk bersama merealisasikan visi nasional,” ungkap Dilo di Jakarta.

Di sisi lain, PGN juga konsisten membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas bumi. Sampai saat ini, PGN tercatat telah mengelola jaringan infrastruktur pipa gas sepanjang 7.453 km.

Dari infrastruktur tersebut, PGN telah menyalurkan gas bumi sebagai energi baik ke 203.314 pelanggan dari berbagai segmen.

Diantaranya adalah pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta pelanggan rumah tangga.

Semua pelanggan tersebut tersebar di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong Papua.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X