Garuda Indonesia Bantah Ditekan Luhut Turunkan Harga Tiket Pesawat

Kompas.com - 27/03/2019, 17:13 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. KOMPAS.com/AMBARANIE NADIADirektur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara angkat bicara ikhwal pertemuannya dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pada Selasa (26/3/2019) malam.

Ia mengakui memang ada permintaan untuk menurunkan harga tiket oleh pemerintah, namun hal itu dibantah sebagai bentuk paksaan.

"Semalam pertemuan dengan Pak Menko Maritim dan Pak Menhub hanya diskusi tentang industri, memang ada himbauan untuk menurunkan harga tiket," ujarnya dalam pesan singkat, Jakarta, Rabu (27/3/2019).

"Namun semuanya diserahkan kepada korporasi, karena memang itu ranah korporasi. Tidak ada sama sekali pemaksaan," sambung dia.

Baca juga: Maskapai Diultimatum untuk Turunkan Harga Tiket Per Awal April

Sebelumnya, Luhut sangat menyayangkan harga tiket pesawat yang tidak kunjung turun meski pemerintah kerap memintanya. Hal itu terungkap setelah notulen rapat di Kemenko Kemaritiman tersebar.

Rapat itu antara Menko Kemaritiman, Kementerian Perbuhungan, dan pemangku kepentingan dilakukan pada Senin (25/3/2019).

Luhut lantas meminta Garuda Indonesia sebagai leading maskapai nasional agar segera menurunkan harga tiket. Karena mahalnya harga tiket berdampak kepada sektor pariwisata

Ia pun memberi ultimatum kepada maskapai agar penurunan tiket pesawat di semua rute terhitung pada awal April 2019.

Baca juga: Ingin Tahu Kapan Saja Harga Tiket Pesawat Murah?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X