BCA Hadirkan Program Akselerator dan Wadah Startup Fintech

Kompas.com - 27/03/2019, 18:39 WIB
Presiden Direktur PT. Bank Centeral Asia (BCA) Tbk, Jahja Setiaatmadja (kedua kanan) meluncuran Synergy sebagai program akselerator dan wadah kolaborasi komunitas startup financial technology (fintech) di Jakarta, Rabu (27/3/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Presiden Direktur PT. Bank Centeral Asia (BCA) Tbk, Jahja Setiaatmadja (kedua kanan) meluncuran Synergy sebagai program akselerator dan wadah kolaborasi komunitas startup financial technology (fintech) di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Centeral Asia Tbk meluncurkan SYNRGY sebagai program akselerator dan wadah kolaborasi komunitas perusahaan rintisan (startup) teknologi keuangan alias financial technology (fintech) di Indonesia.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, SYNRGY merupakan wadah bagi pelaku startup fintech untuk membantu pertumbuhan ekosistem di Tanah Air. BCA sebagai perbankan ingin merambah ranah digital, apalagi transformasi digital dan revolusi makin masif diterapkan oleh banyak perusahaan.

"Pertumbuhan internet di Indonesia semakin bertambah secara signifikan setiap waktu. Hal ini menunjukkan Indonesia tengah menikmati gelit digitalisasi. Sehingga muncullah banyak platform yang terangkai dengan bidang-bidang startup," kata Jahja dalam peluncuran SYNRGY di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Baca juga: Revolusi Senyap Industri Fintech Indonesia

Jahja menuturkan, berdasarkan data Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), pada Oktober 2018 lalu jumlah startup di Indonesia bertambah setiap tahunnya, baik melalui skema Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) dan Calon Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT). Dari 52 startup dan calon startup pada 2015 lalu, kini sudah ada 956 startup pada 2018.

Bahkan, diperkirakan dan diprediksi akan terus bertambah lebih dari 1.000 startup tahun ini.

"Laju positif startup di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, dan terdiri dari segmen kreatif dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat zaman now. Latar belakang inilah yang mendorong kami untuk turut mendukung pertumbuhan startup di Indonesia dengan satu wadah bernama SYNRGY," tuturnya.

Baca juga: Agar Startup Dilirik Perusahaan Modal Ventura, Ini Syaratnya

Menurut Jahja, SYNRGY juga merupakan sebuah innovation hub dengan program terbaik yang disiapkan untuk membantu startup mengembangkan bisnisnya lebih cepat dan baik.

"Startup berkesempatan untuk berkembang dengan SYNRGY dan mendaparkan akses ke program-program tersebut. Salah satunya adalah program akselerator yang akan dijalankan Digitaraya dengan dukungan dari Google Developers Launchpad," terangnya.

Program akselarator akan dijalanka selama tiga bulan dan setiap bulannya akan ada boot camp rutin untuk mendukung produk dan pengembangan bisnis startup. SYNRGY juga akan menghubungkan startup dengan mentor-mentor kompeten termasuk Google.

Baca juga: Merintis Startup, Ini yang Harus Diperhatikan

Selain itu, SYNRGY membuka akses dan menghubungkan mereka dengan para investor serta menghubungkan startup dengan BCA.

"Sebagai intitusi yang mengandalkan digitalisasi perbankan, BCA kian terbukan menjalin hubungan kerja sama dengan startup di Indonesia untuk menjadi penggerak ekonomi digital," ungkap Jahja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Whats New
Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Rilis
Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Whats New
Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Whats New
Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

BrandzView
Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Spend Smart
Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan 'Panic Buying'

Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan "Panic Buying"

Whats New
Alfamart: Jangan 'Panic Buying' Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Alfamart: Jangan "Panic Buying" Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Whats New
Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Work Smart
Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Whats New
Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Whats New
Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Whats New
Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Whats New
Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Whats New
Percepat Transformasi Digital Indonesia, Telkom Hadirkan 'Leap'

Percepat Transformasi Digital Indonesia, Telkom Hadirkan "Leap"

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.