Luhut Bantah Tekan Maskapai untuk Turunkan Harga Tiket Pesawat

Kompas.com - 28/03/2019, 14:03 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat diwawancarai di kantornya, Jakarta, Jumat (15/2/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat diwawancarai di kantornya, Jakarta, Jumat (15/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan membantah telah memaksa maskapai untuk menurunkan harga tiket pesawat.

"Tidak benar pemerintah memaksa turunin (harga tiket pesawat)," ujar Luhut di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Luhut mengatakan, pemerintah terus memantau harga tiket pesawat. Menurut dia, pemerintah saat ini tengah mencari jalan tengah agar saat mengambil keputusan tak ada pihak yang dirugikan.

Baca juga: Garuda Indonesia Bantah Ditekan Luhut Turunkan Harga Tiket Pesawat

"Itu yang perlu kita evaluasi, kenapa bisa terjadi, di mana cost-nya yang mahal. Kita lagi kaji semua. Intinya satu saja, bisnis apapun yang kita lakukan harus lihat ekualibriumnya, tidak boleh ekstrim ke atas, ekstrim ke bawah, karena kalau itu terjadi roboh perusahaannya dan kita tidak mau itu terjadi," kata Luhut.

Luhut mengaku pemerintah mempunyai hitungan tersendiri mengenai harga tiket pesawat.

"Kita kan punya hitung-hitungan juga, kalau Menko-nya enggak bisa ngitung boleh kau bohongin, Menko-nya ngerti itung-itungan," ucap dia.

Baca juga: INACA: Harga Avtur Tak Berpengaruh Langsung Terhadap Tiket Pesawat

Sebelumnya, Luhut sangat menyayangkan harga tiket pesawat yang tidak kunjung turun meski pemerintah kerap memintanya. Hal itu terungkap setelah notulen rapat di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Kemaritiman tersebar.

Rapat itu antara Menko Kemaritiman, Kementerian Perhubungan, dan pemangku kepentingan dilakukan pada Senin (25/3/2019).

Baca juga: Maskapai Diultimatum untuk Turunkan Harga Tiket Per Awal April

Luhut lantas meminta Garuda Indonesia sebagai leading maskapai nasional agar segera menurunkan harga tiket. Karena mahalnya harga tiket berdampak kepada sektor pariwisata.

Ia pun memberi ultimatum kepada maskapai agar penurunan tiket pesawat di semua rute terhitung pada awal April 2019.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maskapai Minta Pemerintah Gulirkan Beragam Insentif Secepatnya

Maskapai Minta Pemerintah Gulirkan Beragam Insentif Secepatnya

Whats New
Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

Whats New
Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Whats New
Investor Pemula, Hati-hati Fenomena 'Pompom' Saham

Investor Pemula, Hati-hati Fenomena "Pompom" Saham

Whats New
Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan?

Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan?

Earn Smart
Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

Rilis
BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

Whats New
Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Whats New
Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Whats New
Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Rilis
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Mau Dibuka, Jangan Lupa Persiapannya

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Mau Dibuka, Jangan Lupa Persiapannya

Whats New
Bayar Biaya Nikah KUA Bisa Via Bukalapak, Simak Caranya

Bayar Biaya Nikah KUA Bisa Via Bukalapak, Simak Caranya

Whats New
Hati-hati Terjebak Skema Money Game seperti Vtube dan TikTok Cash

Hati-hati Terjebak Skema Money Game seperti Vtube dan TikTok Cash

Earn Smart
Resmi, Ini Cara Dapat Diskon PPnBM Mobil dari Sri Mulyani

Resmi, Ini Cara Dapat Diskon PPnBM Mobil dari Sri Mulyani

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X