Kala Luhut Bandingkan MRT dan Mobil Dinas Menteri...

Kompas.com - 29/03/2019, 10:37 WIB
Menko Luhut saat naik MRT Jakarta, Kamis (28/3/2019) Dok. Kementerian Koordinator Kemaritiman Menko Luhut saat naik MRT Jakarta, Kamis (28/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan akhirnya menjajal MRT Jakarta.

Kamis (28/3/2019) petang, untuk pertama kalinya mantan Komandan Satgas Tempur Khusus Pasukan Pemburu Kopassus itu menjajal MRT.

Luhut naik MRT dari Stasiun Hotel Indonesia sekitar pukul 17.00 lewat. Di gerbong MRT, ia berbincang dengan warga yang turut mencoba moda transformasi anyar Ibu Kota itu.

Baca juga: Butuh 6 Presiden dan 9 Gubernur supaya Jakarta Punya MRT

Ia juga harus berdesak-desakan di dalam gerbong kereta lantaran naik MRT di jam pulang kerja. Namun begitu, Luhut punya kesan tersendiri.

"Ini lebih cepat dari ngoeng-ngoeng," komentar Menko Luhut soal MRT seperti dikutip dari siaran pers.

Kata ngoeng-ngoeng yang digunakan Luhut mengacu kepada mobil dinasnya yang selalu mendapat pengawalan dari kepolisian.

Baca juga: MRT Diresmikan Jokowi, Ini Harapan Sri Mulyani

Ia membandingkan waktu tempuh MRT dengan mobil dinasnya tersebut. Waktu tempuh MRT dari Bundaran Hotel Indonesia ke Lebak Bulus dinilai lebih cepat mobil dinasnya.

Sekitar pukul 17.44 WIB, MRT yang dinaiki Luhut pun tiba di Stasiun Lebak Bulus. Waktu tempuh dari Bundaran Hotel Indonesia ke Lebak Bulus hanya sekitar 30 menit.

Biasanya pada jam sibuk, waktu tempuh Bundaran HI-Lebak Bulus bisa lebih dari satu jam menggunakan mobil.

Setelah meladeni permintaan foto bersama dengan warga di Stasiun Lebak Bulus, Menko Luhut pun kembali menaiki kereta pukul 18.15 WIB dan tiba kembali ke Stasiun HI pukul 18.43 WIB.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Whats New
Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Whats New
Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Whats New
Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Whats New
Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Whats New
ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

Whats New
Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X