Uang Beredar pada Februari 2019 Mencapai Rp 5.671,2 Triliun

Kompas.com - 29/03/2019, 11:34 WIB
Ilustrasi uang. Dok. HaloMoney.co.idIlustrasi uang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia ( BI) melaporkan adanya pertumbuhan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Februari 2019. 

Posisi M2 pada Februari 2019 tercatat sebesar Rp 5.671,2 triliun atau tumbuh 6 persen secara tahunan (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 5,5 persen (yoy).

Akselerasi M2 terutama didorong oleh komponen uang kuasi dan surat berharga selain saham yang masing-masing tumbuh sebesar 7,1 persen (yoy) dan 16,8 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 6 persen (yoy), dan 10,3 persen (yoy).

Baca juga: Turun, Uang Beredar Januari 2019 Capai Rp 5.645,8 Triliun

Sementara itu, pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) melambat pada Februari 2019 menjadi 2,6 persen (yoy) dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang mencapai 3,8 persen (yoy).

"Berdasarkan faktor yang memengaruhi, peningkatan pertumbuhan M2 terutama dipengaruhi oleh perbaikan pertumbuhan aktiva luar negeri bersih serta akselerasi pertumbuhan kredit," jelas BI dalam keterangan di laman resminya, Jumat (29/3/2019).

Pertumbuhan aktiva luar negeri bersih pada Februari 2019 membaik menjadi minus 5,1 persen (yoy) dari bulan sebelumnya sebesar minus 9,3 persen (yoy). Perbaikan pertumbuhan aktiva luar negeri bersih tersebut seiring dengan kenaikan cadangan devisa pada Februari 2019.

Baca juga: Cadangan Devisa RI Naik Jadi 123,3 Miliar Dollar AS

 

Sementara itu, pertumbuhan kredit perbankan pada Februari 2019 mencapai 12 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 11,9 persen (yoy). Namun demikian, operasi keuangan pemerintah pada Februari 2019 tercatat mengalami kontraksi.

Ini tercermin dari penurunan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat, yaitu dari minus 14,3 persen (yoy) menjadi  minus 25,4 persen (yoy) pada Januari 2019, sejalan dengan peningkatan rekening giro Pemerintah Pusat di sistem moneter.

BI pun menyatakan suku bunga kredit tercatat relatif stabil pada Februari 2019 sementara suku bunga simpanan bergerak bervariasi. Hal tersebut tercermin pada rata-rata tertimbang suku bunga kredit pada Februari 2019 tercatat sebesar 10,8 persen, relatif stabil dibandingkan dengan suku bunga pada bulan sebelumnya.

Baca juga: Naik 6,3 Persen, Uang Beredar Desember 2018 Capai Rp 5.758,3 Triliun

 

Sementara itu, rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka tenor 3 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan tercatat stabil sebesar 6,91 persen, 6,69 persen, dan 7,27 persen. Suku bunga simpanan berjangka tenor 1 bulan sedikit turun dari 6,91 persen pada Januari 2019 menjadi 6,83 persen pada bulan laporan.

Sebaliknya, suku bunga simpanan berjangka tenor 6 bulan meningkat dari 7,20 persen pada Januari 2019 menjadi 7,31 persen pada Februari 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X