Dirut Rekayasa Industri Raih Penghargaan CEO BUMN Terbaik

Kompas.com - 29/03/2019, 22:58 WIB
PT Rekayasa Industri (Rekind) menginformasikan pada Selasa (2/2/2016) baru saja menyelesaikan pembangunan PLTP Kamojang unit 5 (1 x 35 MW) milik PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan waktu penyelesaian lebih cepat satu bulan dari jadwal yang seharusnya. Josephus PrimusPT Rekayasa Industri (Rekind) menginformasikan pada Selasa (2/2/2016) baru saja menyelesaikan pembangunan PLTP Kamojang unit 5 (1 x 35 MW) milik PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan waktu penyelesaian lebih cepat satu bulan dari jadwal yang seharusnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Rekayasa Industri Yanuar Budinorman menerima penghargaan “CEO dengan Talent Development Terbaik” dalam ajang Anugerah BUMN Award 2019.

Rekind merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang penyedia jasa EPCC (Engineering, Procurement, Construction and Comissioning) . Saat ini Rekind tengah berupaya menjadi perusahaan EPCC global terintegrasi dengan pemanfaatan digitalisasi.

Tujuan ini tentunya tidak akan tercapai tanpa adanya pengelolaan talenta SDM yang mampu menghasilkan kinerja yang penuh dengan inovasi namun tetap menjunjung integritas.

Baca juga: Rekayasa Industri dan Wilmar Group Kerja Sama Ekspansi Multiproyek

“Kami merasa bangga dan terhormat atas penghargaan ini. Tentunya apresiasi ini memacu semangat bagi kami untuk terus mengembangkan talenta SDM di Rekind sehingga mampu memaksimalkan kompetensi yang keunggulan di bidang pembangunan megaproyek pabrik dan fasilitas industri di Indonesia,” ujar Yanuar dalam pernyataannya, Jumat (29/3/2019).

Yanuar menuturkan, kiprah Rekind dalam bidang engineering baik di tingkat nasional maupun global semakin nyata, terutama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, melalui pembangunan proyek-proyek di bidang pupuk, kimia dan petrokimia, minyak dan gas bumi, mineral, infrastruktur dan pembangkit listrik.

Di wilayah Asia, Rekind berhasil membangun pabrik seperti Sabah Ammonia Urea, Brunei Methanol dan NPK Fertilizer Malaysia.

Baca juga: Rekayasa Industri Realisasikan Pembangunan Pipa Gas Cirebon-Semarang

Guna mewujudkan prestasi tersebut diakui Yanuar memang tidak mudah. Langkah yang tidak kalah penting dilakukan adalah memperhatikan dan mengembangkan segenap potensi yang dimiliki karyawan-karyawan milenial, yang di Rekind jumlahnya mencapai sekitar 40 persen.

Yanuar pun menekankan pentingnya memiliki sifat yang “open minded” agar manajemen dan seluruh karyawan dapat dengan terbuka menerima perubahan dan terus bersinergi untuk mencapai kinerja terbaik. Kolaborasi antara generasi milenial dan senior tetap diperlukan sebagai upaya transfer knowledge dan sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Ingin Indonesia Masuk 5 Ekonomi Terbesar Dunia di 2045, Apa Syaratnya?

Jokowi Ingin Indonesia Masuk 5 Ekonomi Terbesar Dunia di 2045, Apa Syaratnya?

Whats New
Periode Kedua Jokowi: SDM Jadi Prioritas Utama, 2045 Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah

Periode Kedua Jokowi: SDM Jadi Prioritas Utama, 2045 Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah

Whats New
Kementan Kucurkan Rp 600 Miliar untuk Program Serasi di Kalsel

Kementan Kucurkan Rp 600 Miliar untuk Program Serasi di Kalsel

Whats New
Jokowi Siapkan UU Lapangan Kerja dan UKM, Dongkrak Investasi?

Jokowi Siapkan UU Lapangan Kerja dan UKM, Dongkrak Investasi?

Whats New
Ingin Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah, Apa Langkah Jokowi?

Ingin Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah, Apa Langkah Jokowi?

Whats New
Ada Resesi, Disrupsi, dan Ada Porsi Kesalahan Sendiri

Ada Resesi, Disrupsi, dan Ada Porsi Kesalahan Sendiri

Work Smart
[POPULER MONEY] Menteri 'Ngeyel' | Tambahan 2 Boeing 737 NG yang Retak

[POPULER MONEY] Menteri "Ngeyel" | Tambahan 2 Boeing 737 NG yang Retak

Whats New
2045, Jokowi Ingin PDB Indonesia 7 Triliun Dollar AS dan Masuk 5 Ekonomi Besar Dunia

2045, Jokowi Ingin PDB Indonesia 7 Triliun Dollar AS dan Masuk 5 Ekonomi Besar Dunia

Whats New
Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Bakal Banyak Tantangan...

Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Bakal Banyak Tantangan...

Whats New
Telkom Siapkan Bukittinggi Jadi Smart City

Telkom Siapkan Bukittinggi Jadi Smart City

Whats New
Setelah Dilantik, Ini 5 Prioritas Kerja Pemerintahan Jokowi-Ma'aruf

Setelah Dilantik, Ini 5 Prioritas Kerja Pemerintahan Jokowi-Ma'aruf

Whats New
Bambang Brodjonegoro soal Pemangkasan Eselon: Menurut Saya Itu Bagus...

Bambang Brodjonegoro soal Pemangkasan Eselon: Menurut Saya Itu Bagus...

Whats New
Pidato Jokowi: Insya Allah, 2045 Indonesia Telah Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah

Pidato Jokowi: Insya Allah, 2045 Indonesia Telah Keluar dari Jebakan Pendapatan Kelas Menengah

Whats New
Ketua MPR: Pembangunan Ekonomi Berhasil Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Ketua MPR: Pembangunan Ekonomi Berhasil Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Whats New
Telkom Sediakan 7 Titik Akses Wifi Gratis di Halal Park Jakarta

Telkom Sediakan 7 Titik Akses Wifi Gratis di Halal Park Jakarta

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X