Fenomena Tak Biasa, Harga Tiket Pesawat Terus-menerus Sumbang Inflasi

Kompas.com - 01/04/2019, 14:22 WIB
Suasana di ruang tunggu Bandara Adi Soemarmo Boyolali Jawa tengah beberapa waktu lalu. Harga tiket pesawat yang mahal membuat penumpang enggan menggunakan moda trasportasi ini. KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoSuasana di ruang tunggu Bandara Adi Soemarmo Boyolali Jawa tengah beberapa waktu lalu. Harga tiket pesawat yang mahal membuat penumpang enggan menggunakan moda trasportasi ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Inflasi bukanlah hal yang aneh dalam ekonomi Indonesia. Andilnya bisa disumbang oleh bahan makanan, makanan jadi hingga sandang.

Namun dalam beberapa bulan terakhir, terjadi hal yang tak biasa. Sebab harga tiket pesawat terus menerus menyumbangkan inflasi.

Menurut Kepala BPS Suhariyanto, sumbangan itu bisa dilihat sejak November 2018 lalu.

"Apakah ini biasa? Saya bilang tidak biasa," ujarnya saat merilis angka inflasi Maret 2019, Jakarta, Senin (1/4/2019).

Ia menuturkan, biasanya harga tiket pesawat menyumbang inflasi hanya di bulan-bulan tertentu. Misalnya saat musim mudik Lebaran atau libur sekolah. Namun hal itu menjalar ke bulan-bulan lainnya. Penyebabnya karena harga tiket pesawat yang masih mahal.

Pada November 2018 hingga Maret 2019, tiket pesawat menyumbang inflasi masing-masing 0,05 persen (November) 0,19 persen (Desember), 0,02 persen (Januari), 0,03 persen (Februari) dan 0,03 persen (Maret).

BPS mencatat, terjadi kenaikan harga tiket pesawat di sejumlah daerah pada Maret 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Tual terjadi kenaikan harga tiket pesawat sebesar 32 persen, Bungo 27 persen, dan Ambon 21 persen. Sementara di Tangerang, Maumere, Semarang kenaikannya 16-17 persen.

Kenaikan tiket pesawat juga terjadi di beberapa daerah namun angkanya di bawah 15 persen.

BPS berharap dengan adanya aturan baru yang di keluarkan Kementerian Perhubungan akhir pekan lalu bisa membuat harga tiket pesawat turun sehingga tak terus menerus mendongkrak inflasi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.