Sudah ada Fatwa MUI, Masyarakat Diharapkan Tak Ragu Berinvestasi Syariah

Kompas.com - 01/04/2019, 14:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah mengeluarkan fatwa untuk Proses Bisnis Atas Layanan Jasa dalam PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Fatwa dengan Nomor 124 DSN-MUI Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Pelaksanaan Layanan Jasa Penyimpanan dan Penyelesaian Transaksi Efek Serta Pengelolaan Infrastruktur Investasi Terpadu.

Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan, lahirnya fatwa dari DSN-MUI ini diharapkan berdampak signifikan pada pertumbuhan investasi dalam negeri khususnya bisnis syariah. Selain itu, fatwa tersebut memberikan kepastian hukum bagi yang ingin memilih investasi syariah.

"Mestinya enggak ada lagi keraguan (berinvestasi). Sehingga meningkatkan jumlah orang yang berinvestasi syariah," kata Friderica ditemui di Main Hall Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/4/2019).

Friderica menuturkan, dengan adanya fatwa Nomor 124 DSN-MUI itu, memberikan penegasan kepada publik bahwa investasi yang dijalankan sudah berbasis syariah. Kini proses bisnis dan layanan yang diberikan KSEI sudah sesuai bisnis syariah secara menyeluruh.

"Jadi harapan kami, dari hulu ke hilir orang itu kalau mau investasi syariah dia sudah yakin bahwa investasi di pasar syariah sudah sesuai dengan prinsip syariah," tuturnya.

Dia menjelaskan, KSEI hingga kini terus memperbaiki sistem dan infrstruktur pendukung dalam proses bisnis syariah ini. Ini dilakukan mengingat masyarakat Indonesia mayoritas muslim dan pasar modal syariah potensial untuk digarap.

Selain itu, juga berupaya meningkatkan investasi dalam negeri secara umum.

"Banyak yang kemudian investasi ke pasar syariah tapi tidak yakin. Karena tidak yakin ini investasi syariah atau tidak. Jadi kami merasa terpanggil untuk mendapatkan pendapat yang memberikan pendapat yaitu DSN-MUI," tuturnya.

"Harapanya dari ujung ke ujung sudah syariah. Orang semakin mantap menjadi investor di pasar syariah," tambahnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Whats New
Permudah Seleksi CV, Bangun Job Portal Sendiri Bersama Jobseeker Company

Permudah Seleksi CV, Bangun Job Portal Sendiri Bersama Jobseeker Company

Work Smart
Rayakan Hari Jadi Ke-7, J&T Express Beri Pelanggan Bebas Ongkir 100 Persen

Rayakan Hari Jadi Ke-7, J&T Express Beri Pelanggan Bebas Ongkir 100 Persen

BrandzView
Indonesia Punya 4 Kekuatan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global, Apa Saja?

Indonesia Punya 4 Kekuatan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global, Apa Saja?

Whats New
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Mentah Dunia Menguat, Ini Penyebabnya

Whats New
Lowongan Kerja BUMN PT LPP Agro Nusantara untuk S1 Psikologi, Ini Syaratnya

Lowongan Kerja BUMN PT LPP Agro Nusantara untuk S1 Psikologi, Ini Syaratnya

Work Smart
Aplikasi dan Medsos Pemerintah Bejibun, tapi Tidak Optimal

Aplikasi dan Medsos Pemerintah Bejibun, tapi Tidak Optimal

Whats New
Restrukturisasi dan Bersih-bersih di BUMN Harus Jadi Program Berkelanjutan

Restrukturisasi dan Bersih-bersih di BUMN Harus Jadi Program Berkelanjutan

Whats New
Simak Proyeksi Pergerakan IHSG Setelah Hari Kemerdekaan RI

Simak Proyeksi Pergerakan IHSG Setelah Hari Kemerdekaan RI

Whats New
Ini Cara Mengelola Pengeluaran untuk Mahasiswa agar Uang Bulanan Tidak Cepat Habis

Ini Cara Mengelola Pengeluaran untuk Mahasiswa agar Uang Bulanan Tidak Cepat Habis

Spend Smart
[POPULER MONEY] Harga Terbaru Pertalite | Segini Harga Pertalite Jika Tak Disubsidi Pemerintah

[POPULER MONEY] Harga Terbaru Pertalite | Segini Harga Pertalite Jika Tak Disubsidi Pemerintah

Whats New
Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar 'Cloud Computing' di RI

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar "Cloud Computing" di RI

Whats New
Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 'Drop Point' PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 "Drop Point" PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Whats New
Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.