Pemerintah Bayar Utang Jatuh Tempo Rp 148 Triliun dalam 3 Bulan

Kompas.com - 01/04/2019, 17:15 WIB
Ilustrasi Utang Dok. HaloMoney.co.idIlustrasi Utang

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPRR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan realisasi pembayaran utang jatuh tempo pemerintah sampai dengan hari ini, Senin (1/4/2019) mencapai Rp 148 triliun.

Angka tersebut senilai dengan 38 persen dari keseluruhan utang jatuh tempo pemerintah sepanjang 2019 yang mencapai Rp 382,74 triliun.

"Di satu tahun ini adalah Rp 382,74 triliun. Tapi yang sudah realisasi, yang benar-benar jatuh tempo adalah Rp 148,1 triliun," ujar Direktur Surat Utang Negara Loto S Ginting di Jakarta, Senin (1/4/2019).

Baca juga: Kepatuhan Membayar Pajak Bisa Kurangi Utang Indonesia

Loto menjelaskan, pada Maret 2019 lalu pemerintah memiliki utang jatuh tempo untuk Sukuk Ritel (Sukri) sebesar Rp 31 triliun. Sementara, penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ritel sepannjang 2019 mencapai Rp 28 triliun.

Dengan demikian, Loto mengatakan pemerintah tidak menyedot dana investor selama 3 bulan di awal tahun karena jumlah surat utang yang diterbitkan lebih kecil dari yang harus di bayarkan.

Adapun secara keseluruhan, surat utang pemerintah yang masih beredar dan belum jatuh tempo mencapai Rp 117 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dua Bulan Awal 2019, Pembiayaan Utang Sudah Rp 198,4 triliun

"Utang jatuh tempo SBN ritel dari Sukri itu Rp 31 triliun lebih, sementara tahun ini yang sudah diterbitkan ada SBR005 Rp 4 triliun, ST003 Rp 3 triliun, dan Sukri Rp 21 triliun, jadi total Rp 28 triliun, padahal jatuh tempo di Maret Rp 31 triliun," ujar Loto.

Pemerintah pun baru saja membuka masa penawaran untuk SBR006 dengan kupon 7,95 persen. Target indikatif dari penawaran SBR006 kali ini mencapai Rp 2 triliun dengan target penawaran maksimal Rp 5 triliun.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Menarik Diri, Freeport Tegaskan Tak Punya Kepentingan Lagi di Blok Wabu

Sudah Menarik Diri, Freeport Tegaskan Tak Punya Kepentingan Lagi di Blok Wabu

Whats New
Riset: Meski Pendapatan Turun, Intensitas Merokok Tak Berkurang Saat Pandemi

Riset: Meski Pendapatan Turun, Intensitas Merokok Tak Berkurang Saat Pandemi

Whats New
Luncurkan Aplikasi Lottemartmall, Lotte Mart Tebar Promo Ini

Luncurkan Aplikasi Lottemartmall, Lotte Mart Tebar Promo Ini

Spend Smart
Bos Freeport Ungkap Alasan Menarik Diri dari Blok Wabu

Bos Freeport Ungkap Alasan Menarik Diri dari Blok Wabu

Whats New
Jadi Primadona Dunia, Produk Mebel dan Kerajinan Indonesia Mendominasi Pasar Global

Jadi Primadona Dunia, Produk Mebel dan Kerajinan Indonesia Mendominasi Pasar Global

Whats New
5 Hal Penting Soal Krisis Raksasa Properti China Evergrande

5 Hal Penting Soal Krisis Raksasa Properti China Evergrande

Whats New
Vaksinasi Masih Rendah, Sumbar dan Lampung Jadi Sorotan Presiden

Vaksinasi Masih Rendah, Sumbar dan Lampung Jadi Sorotan Presiden

Whats New
Restoran dan Kafe Boleh Buka hingga Pukul 12 Malam, Ini Ketentuannya

Restoran dan Kafe Boleh Buka hingga Pukul 12 Malam, Ini Ketentuannya

Whats New
Aturan Hotel di Wilayah PPKM Level 2, 3, dan 4: Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Antigen atau PCR

Aturan Hotel di Wilayah PPKM Level 2, 3, dan 4: Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Antigen atau PCR

Whats New
Anak di Bawah Usia 12 Tahun Masih Dilarang Masuk Bioskop

Anak di Bawah Usia 12 Tahun Masih Dilarang Masuk Bioskop

Whats New
Simak, Ini Aturan Lengkap PPKM Level 4 di 10 Wilayah Luar Jawa-Bali

Simak, Ini Aturan Lengkap PPKM Level 4 di 10 Wilayah Luar Jawa-Bali

Whats New
Mau Beli Valas? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Valas? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Per 20 September 2021, Realisasi KUR Pertanian Capai Rp 56,3 Triliun

Per 20 September 2021, Realisasi KUR Pertanian Capai Rp 56,3 Triliun

Rilis
PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Perhotelan di Jawa dan Bali

PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Perhotelan di Jawa dan Bali

Whats New
Hanya sampai Besok, Ini Cara Beli Pelatihan Pertama buat Peserta Prakerja Gelombang 18

Hanya sampai Besok, Ini Cara Beli Pelatihan Pertama buat Peserta Prakerja Gelombang 18

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.