KILAS

Ketua PBNU: Selain Bela Petani, Mentan Amran Terbukti Bela Warga NU

Kompas.com - 01/04/2019, 18:21 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kyai Said Aqil Siroj (kiri), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah), dan Ketua Bidang Ekonomi PBNU Umar Syah (kanan) saat menghadiri acara Rakernas dan Konsolidasi Tani Nelayan Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PBNU Se-Indonesia di Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).Dok. Humas Kementerian Pertanian RI Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kyai Said Aqil Siroj (kiri), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah), dan Ketua Bidang Ekonomi PBNU Umar Syah (kanan) saat menghadiri acara Rakernas dan Konsolidasi Tani Nelayan Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PBNU Se-Indonesia di Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).

KOMPAS.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) Kyai Said Aqil Siroj mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian ( Kementan) di bawah pimpinan Andi Amran Sulaiman.

Bukan tanpa alasan Said Aqil berkata seperti itu. Menurutnya Mentan Amran sudah terbukti dan sudah teruji mampu menggebrak sektor pertanian menjadi lebih baik. 

"Pak Amran sudah mati-matian membela petani dengan memberi berbagai bantuan bibit, benih dan traktor. Menurut saya, baru kali ini ada menteri yang kinerjanya seperti itu," kata Said Aqil, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Ketua PBNU itu sendiri mengatakan hal tersebut saat berbicara di Rakernas dan Konsolidasi Tani Nelayan Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PBNU Se-Indonesia di Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).

Tak cuma itu, lanjut Said Aqil, selain membela petani, Mentan Amran juga dinilai sebagai sosok menteri yang membela warga NU. Terutama para santri muda yang tersebar di Pondok Pesantren (Ponpes) seluruh Indonesia.

"Baru kali ini warga NU mendapat perhatian dari Menteri, seperti Pak Amran. Sebelumnya tidak pernah ada perhatian. Padahal NU ini dibangun untuk mencintai tanah air dan yang paling dekat dengan kita adalah sektor pertanian," katanya.

Untuk itu, Kyai Said berharap semua warga NU menyayangi dan memahami persoalan petani di pelosok kota dan desa. Warga NU juga diharapkan mau terjun langsung membantu petani melalui berbagai bantuan pemerintah.

"Mari  sayangi petani kita dengan niat tulus. Insya Allah semua akan membawa dampak manfaat. Jadi, sayangi petani dan pahami apa yang jadi persoalan mereka," katanya.

Dikesempatan yang sama Ketua Bidang Ekonomi PBNU Umar Syah yang juga hadir di acara tersebut mengatakan, Mentan Amran adalah menteri pertama yang melibatkan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dalam membangun bangsa melalui sektor pertanian.

"Selama republik ini berdiri kita belum melihat adanya kehadiran negara yang mengayomi petani sejauh yang dilakukan Mentan Amran. Termasuk gebrakan Mentan dalam melibatkan organisasi sosial kemasyarakatan," katanya.

Untuk itu, melalui bantuan Kementan ini warga NU mampu membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap siapa saja yang menyelewengkan semua bentuk bantuan.

"Jadi kami ingin memastikan bahwa seluruh bantuan dari pemerintah pusat aman sampai ke tangan yang tepat, tidak berkurang secara bobot maupun kualitas. Kami serius mengawasi bantuan ini," ujarnya.

Umar meminta Mentan Amran tidak menyerah pada keadaan, di mana banyak pihak yang merasa tidak suka dengan berbagai kebijakan pemerintah.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X