Ingin Mendapatkan Promosi Jabatan? Lakukanlah 6 Kebiasaan Ini

Kompas.com - 02/04/2019, 06:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mendapat promosi kenaikan jabatan, Anda tidak cukup hanya dengan melakuakn pekerjaan dengan baik. Sebab, promosi tidak datang begitu saja dari langit.

Untuk mendapat promosi jabatan, Anda harus bisa membuktikan kepada pimpinan bahwa Anda telah siap memikul tanggung jawab lebih dan siap berdedikasi untuk perusahaan.

Jika memang ingin dipromosikan, jadikan enam kebiasaan ini bagian dari rutinitas Anda:

1. Bertindaklah seperti seorang pemimpin

Tunjukkan kemampuan kepemimpinan Anda, bahkan jika Anda tidak berperan dalam manajemen. Semakin Anda bertindak seperti seorang pemimpin, semakin mudah bagi atasan untuk membayangkan Anda dalam posisi kepemimpinan.

Menunjukkan kualitas seorang pemimpin, bukan berarti memerintah orang di sekitarnya. Perbedaan antara menjadi suka memerintah dan menjadi pemimpin adalah kualitas yang Anda tunjukkan.

Seorang pemimpin sejati menunjukkan kepercayaan diri, membangun kepercayaan, komunikator yang hebat, dan dapat memotivasi orang lain untuk melakukan yang terbaik.

Baca juga: Simak, 5 Kunci untuk Menumbuhkan Karier Anda

2. Bisa bekerja sama

Karyawan yang bisa bekerja dalam sebuah tim lebih dimungkinkan untuk dipromosikan daripada karyawan yang hanya fokus pada diri mereka sendiri.

Tunjukkan kemampuan Anda untuk menjadi pemain tim dengan ikut membantu tanpa diminta, menjadi sukarelawan untuk suatu tugas, atau bekerja secara kolaboratif dengan sebuah kelompok.

Tunjukkan bahwa Anda berinvestasi dalam kebaikan perusahaan yang lebih besar, bukan hanya pekerjaan Anda sendiri.

3. Terus belajar

Mempunyai keinginan untuk terus belajar menunjukkan bahwa seorang karyawan serius dengan kariernya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Indonesia Punya 'Saham' di IMF, Berapa Persen?

Ternyata Indonesia Punya "Saham" di IMF, Berapa Persen?

Whats New
Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Whats New
MLFF Bakal Gantikan E-Toll,  Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

MLFF Bakal Gantikan E-Toll, Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

Whats New
Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Whats New
Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Spend Smart
Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Whats New
Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Whats New
Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Whats New
Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Work Smart
Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Whats New
Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari 'Middle Income Trap'

Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari "Middle Income Trap"

Whats New
Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Whats New
Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Whats New
Simak Denda BPJS Kesehatan jika Telat Bayar Iuran dan Cara Mengeceknya

Simak Denda BPJS Kesehatan jika Telat Bayar Iuran dan Cara Mengeceknya

Spend Smart
Pandemi Covid-19 Memasuki Fase Endemi, Industri Pernikahan Kembali Menggeliat

Pandemi Covid-19 Memasuki Fase Endemi, Industri Pernikahan Kembali Menggeliat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.