Jonan: Tahun Politik Tak Pengaruhi Penerimaan Negara dari Sektor Energi

Kompas.com - 02/04/2019, 16:30 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan dalam Acara Energi Untuk Kedaulatan Rakyat di Jakarta, Selasa (2/4/2019) Fika Nurul UlyaMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan dalam Acara Energi Untuk Kedaulatan Rakyat di Jakarta, Selasa (2/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan tahun 2019 alias tahun politik tidak mempengaruhi penerimaan negara dari sektor energi.

"Kalau kita berbicara energi sebenarnya penerimaan negara di bidang migas (minyak dan gas bumi) dan minerba (mineral dan batubara) tidak ada hubungannya dengan tahun politik," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan di Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Jonan menegaskan, harga migas dan minerba justru berhubungan erat dengan standar yang ditetapkan pasar internasional. Sektor migas dan minerba banyak dipengaruhi gejolak ekonomi dunia yang mengalami fluktuasi tidak menentu.

Fluktuasi tidak menentu tersebut berasal dari perang dagang Amerika-Cina yang belum mencapai titik temu sejak tahun kemarin. Hal tersebut menyebabkan harga batu bara tidak mengalami penurunan.

"Bahkan, kalau kita lihat negoisasi dagang yang sangat besar antara Amerika-Cina dampaknya sangat besar sekali untuk negara ini. Negara lain pun ikut merasakan dampaknya," kata jonan.

Selain itu, tata kelola pemerintahan yang baik juga mempengaruhi penerimaan negara dalam sektor energi, bukan karena tahun politik.

Namun, Jonan mengatakan, kekayaan Indonesia tidak hanya terbatas pada sumber energi migas, mineral dan batu bara.

Potensi sumber energi terbarukan yang mulai dikembangkan secara bertahap juga merupakan kekayaan. Potensi sumber energi terbarukan ini bisa digunakan untuk memastikan ketersediaan energi yang berkelanjutan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah ke Pengemplang BLBI: Semua Tercatat, Semua Akan Dapat Giliran...

Pemerintah ke Pengemplang BLBI: Semua Tercatat, Semua Akan Dapat Giliran...

Whats New
Saham Sektor Kesehatan Dinilai Lebih 'Resilience' Saat Pandemi

Saham Sektor Kesehatan Dinilai Lebih "Resilience" Saat Pandemi

Whats New
Sandiaga Uno Targetkan Devisa Pariwisata 2022 Tembus Rp 24 Triliun

Sandiaga Uno Targetkan Devisa Pariwisata 2022 Tembus Rp 24 Triliun

Whats New
Mahfud MD Ungkap Ada Pengemplang BLBI yang Jadikan Laut sebagai Jaminan Utang

Mahfud MD Ungkap Ada Pengemplang BLBI yang Jadikan Laut sebagai Jaminan Utang

Whats New
Harga Kedelai Dunia Naik, Kemendag Jamin Stok Aman

Harga Kedelai Dunia Naik, Kemendag Jamin Stok Aman

Whats New
Daftar 159 Bidang Tanah Grup Texmaco yang Kembali Disita Satgas BLBI

Daftar 159 Bidang Tanah Grup Texmaco yang Kembali Disita Satgas BLBI

Whats New
Harga Bawang Merah dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Harga Bawang Merah dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Whats New
Kredit Perbankan Tumbuh 5,2 Persen pada 2021, Lebih Tinggi dari Proyeksi OJK

Kredit Perbankan Tumbuh 5,2 Persen pada 2021, Lebih Tinggi dari Proyeksi OJK

Whats New
KKP Pastikan Zona Fishing Industri Prioritaskan Nelayan Lokal

KKP Pastikan Zona Fishing Industri Prioritaskan Nelayan Lokal

Whats New
Satgas BLBI Kembali Sita Aset Grup Texmaco, Mahfud MD: Totalnya Rp 1,9 Triliun

Satgas BLBI Kembali Sita Aset Grup Texmaco, Mahfud MD: Totalnya Rp 1,9 Triliun

Whats New
Rupiah dan IHSG Menghijau di Sesi I

Rupiah dan IHSG Menghijau di Sesi I

Spend Smart
Berapa Gaji YouTuber Terkaya di Dunia?

Berapa Gaji YouTuber Terkaya di Dunia?

Work Smart
KKP Proyeksi Investasi Sektor Bahari Capai Rp 6,02 Triliun Sepanjang 2021

KKP Proyeksi Investasi Sektor Bahari Capai Rp 6,02 Triliun Sepanjang 2021

Whats New
Wanti-wanti Skema Ponzi hingga Investasi Bodong, Jokowi Minta Pengawasan OJK Tidak Kendur

Wanti-wanti Skema Ponzi hingga Investasi Bodong, Jokowi Minta Pengawasan OJK Tidak Kendur

Whats New
Sri Mulyani Sebut Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp 113,38 Triliun, Jatim Paling Besar

Sri Mulyani Sebut Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp 113,38 Triliun, Jatim Paling Besar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.