Dorong Milenial Punya Rumah, OCBC NISP Usung Semangat Tidak Ada yang Tidak Bisa

Kompas.com - 04/04/2019, 20:50 WIB
Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudjaja, di Kantor Pusat Bank OCBC NISP Jakarta, Senin (21/5/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOPresiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudjaja, di Kantor Pusat Bank OCBC NISP Jakarta, Senin (21/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank OCBC NISP memperkenalkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada generasi milenial dengan mengusung semangat Tidak Ada yang Tidak Bisa (TAYTB).

Hal ini ini guna menjawab berbagai keraguan dan tantangan yang milenial hadapi ketika merealisasikan aspirasi dan cita-citanya dalam mewujudkan rumah impian.

"Semangat TAYTB kami serukan kepada generasi milenial yang produktif dalam mengatasi keraguan milenial saat merintis usaha, investasi properti, atau hal lain yang masuk dalam life goals mereka," kata Presdir Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Berdasarkan data Indonesia Millenial Summit 2019, sebanyak 69 persen milenial ingin berwirausaha, dan 35 persen milenial ingin memiliki rumah sendiri. Namun, pada kenyataannya, banyak milenial yang tidak mampu melakukannya karena faktor keuangan.

Baca juga: Milenial Gemar Beli Pengalaman, Apa Untungnya?

Dari data tersebut, Parwati menyadari bahwa ke depannya peran bank harus mampu menjawab tantangan kepemilikan rumah untuk milenial di era digital.

Sementara Head of Individual Customer Solutions Bank OCBC NISP Ka Jit menyebut, pihaknya menyadari bahwa generasi milenial akan semakin sulit untuk bisa memilik properti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami dari pihak bank harus mempunyai solusi agar milenial juga mampu memiliki rumah sendiri tanpa terbeban dengan biaya yang mahal," kata dia.

"Kami ingin memperkenalkan KPR yang bulan ini akan di lauch. Kalau KPR pada umumnya 'kan cicilannya tetap. Kalau ini cicilannya akan berubah seiring pendapatan, cara perhitungannya juga akan berubah sehingga tidak ada yang tidak mungkin bila milenial mau miliki rumah idaman," lanjutnya.

Menurut dia, bila masalah-masalah seperti DP tinggi, cicilan tinggi, dan tenggat dipendekkan dalam membeli rumah bisa diatasi, milenial akan lebih memiliki harapan untuk mempunyai rumah di masa depan.

Lebih lanjut, pihak bank juga telah melakukan kerjasama dengan jaringan deleveloper terbaik di Indonesia agar milenial tidak ragu dalam membeli rumah dengan kualitas yang baik. Dengan kemudahan ini, pihaknya berharap semua generasi milenial yang ingin memiliki rumah impian mampu mewujudkannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali Resmi Dibuka, Sandiaga: Wisman Bisa Beli Asuransi Saat Tiba di Indonesia

Bali Resmi Dibuka, Sandiaga: Wisman Bisa Beli Asuransi Saat Tiba di Indonesia

Whats New
Evaluasi PPKM: Tempat Bermain Anak di Mal Boleh Buka hingga Waspada Gelombang Ketiga

Evaluasi PPKM: Tempat Bermain Anak di Mal Boleh Buka hingga Waspada Gelombang Ketiga

Whats New
Bos OJK ke Pinjol Legal: Beri Suku Bunga Lebih Murah dan Perbaiki Cara Penagihan

Bos OJK ke Pinjol Legal: Beri Suku Bunga Lebih Murah dan Perbaiki Cara Penagihan

Whats New
Buwas Sebut Bulog Berpotensi Merugi, Ini Sebabnya

Buwas Sebut Bulog Berpotensi Merugi, Ini Sebabnya

Whats New
[POPULER MONEY] PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang | BI soal  Uang dengan Cap 'ADS'

[POPULER MONEY] PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang | BI soal Uang dengan Cap "ADS"

Whats New
Ini Daftar Proyek Kereta Cepat yang Alami Pembengkakan Biaya

Ini Daftar Proyek Kereta Cepat yang Alami Pembengkakan Biaya

Whats New
BNI Benarkan akan Caplok Bank Kecil

BNI Benarkan akan Caplok Bank Kecil

Whats New
 Cara dan Syarat Menukarkan Uang Rusak di BI

Cara dan Syarat Menukarkan Uang Rusak di BI

Whats New
Menkes Pastikan Jemaah RI Penerima Vaksin Sinovac Bisa Jalani Ibadah Umrah

Menkes Pastikan Jemaah RI Penerima Vaksin Sinovac Bisa Jalani Ibadah Umrah

Whats New
Kementan Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Subang Aman

Kementan Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Subang Aman

Rilis
Jenius Bank BTPN Dukung Penangkapan Polisi terhadap Terduga Pelaku Kejahatan Perbankan

Jenius Bank BTPN Dukung Penangkapan Polisi terhadap Terduga Pelaku Kejahatan Perbankan

BrandzView
 Grace Period Adalah Masa Tenggang Pembayaran Utang, Apa Itu?

Grace Period Adalah Masa Tenggang Pembayaran Utang, Apa Itu?

Spend Smart
Tak Capai Target Vaksinasi, Bogor dan Tangerang Gagal Berstatus PPKM Level 2

Tak Capai Target Vaksinasi, Bogor dan Tangerang Gagal Berstatus PPKM Level 2

Whats New
PLN Jamin Pasokan Listrik Selama Penyelenggaraan Balapan di Mandalika

PLN Jamin Pasokan Listrik Selama Penyelenggaraan Balapan di Mandalika

Rilis
Banyak Kegiatan Abaikan Protokol Kesehatan, Pemerintah Mulai Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Banyak Kegiatan Abaikan Protokol Kesehatan, Pemerintah Mulai Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.