Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ibu Rumah Tangga Ingin Bisnis Online, Tapi Bingung Mulai dari Mana? Ini Tipsnya

Kompas.com - 05/04/2019, 10:32 WIB
Mutia Fauzia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjamurnya e-commerce dengan berbagai lini bisnis mulai dari e-commerce serba ada, fashion, produk kecantikan, dan lini bisnis sebenarnya bisa menjadi ladang rezeki baru bagi perempuan yang ingin memeliki pundi-pundi tambahan.

Survei yang dilakukan Markplus dengan tajuk Women & e-Commerce Survey 2019 menunjukkan sebanyak 13,2 persen perempuan Indonesia yang sudah berkeluarga memiliki keinginan untuk membuka bisnis online namun kebingungan harus memulai bisnis mereka dari mana.

Sementara, 53 persen perempuan yang belum berkeluarga terinspirasi untuk membuka bisnis di dunia e-commerce Namun, keterbatasan modal menjadi halangan bagi mereka untuk melakukan hal itu.

Siap mental

Vice President Brand Elzatta Hijab Tika Latifani Mulya mengatakan, hal utama yang harus disiapkan ketika akan membuka bisnis e-commerce adalah dengan menyiapkan mental.

"Kalau orang mau jualan di e-commerce itu kan simply bisnis dengan jualan ya, jadi harus siapkan mental dagang biar bisa paham apa yang mau dijual," ujar Tika di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Tika mengatakan, jika seseorang sudah menyiapkan mentalnya, maka dia harus tahu produk apa yang ingin dijual dan pasar yang ingin disasar. Apalagi, setiap e-commerce memiliki pangsa pasarnya masing-masing. Sehingga, membuka bisnis di e-commerce tak bisa sembarang atau asal membuka akun saja.

Memanfaatkan platform

Proses marketing juga penting, banyaknya platform sosial media bisa menjadi sarana marketing bagi mareka yang ingin membuka bisnis melalui e-commerce.

Ikuti passion

Sementara, Executive Director of Strategic Planning HAKUHODO Farhana E. Devi Attamimi mengatakan, jika seorang perempuan terutama ibu rumah tangga yang ingin berbisnis e-commerce harus menyelaraskan bidang yang akan dia geluti dengan ketertarikan atau passion yang dia miliki.

Menurutnya, dengan berbisnis sesuai dengan bidang yang disenangi tak hanya bisa membuat seorang perempuan kaya secara finansial, tetapi juga secara emosional.

"Kalau dagang doang nanti cuma kaya duit aja, empowerment itu nggak hanya finansial saja tapi juga emosional," ujar dia pada kesempatan yang sama.

"Jadi untuk perempuan, gali ke dalam diri, kalau punya keterbatasan nggak bisa bekerja di kantor dan mau bisnis e-commerce, gali lagi apa yang jadi interest atau hobi," ujar dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Spend Smart
Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Spend Smart
Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Spend Smart
Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Spend Smart
3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

Whats New
3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

Whats New
Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Whats New
Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Whats New
Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Spend Smart
Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Whats New
Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Whats New
Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Whats New
H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

Whats New
Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com