Perkuat Layanan, Go-Jek Gelar Pelatihan Untuk Mitra Pengemudi

Kompas.com - 05/04/2019, 14:15 WIB
Ilustrasi Kantor Go-Jek SingapuraReuters Ilustrasi Kantor Go-Jek Singapura

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaa penyedia aplikasi layanan on demand Go-Jek  memperkuat layanannya dengan mengadakan pelatihan kepada mitra pengemudi.

Pelatihan bertajuk Bengkel Belajar Mitra (BBM) tersebut fokus kepada dua jenis, yaitu Pelatihan Layanan Prima dan Pengembangan Kemampuan Diri.

Monita Moerdani, VP Transport Marketing Gojek mengatakan, pelatihan ini berguna untuk menyejahterakan mitra pengemudi dari segi pengembangan keterampilan dan naik kelas dari segi finansial.

Baca juga: Akhirnya, Go-Jek Raih Status Decacorn

"Mitra driver merupakan garda depan pelayanan Gojek. dengan hadirnya BBM, mitra Gojek akan semakin dilatih dalam pengembangan keterampilan sekaligus naik kelas di saat yang bersamaan," kata Monita Moerdani, VP Transport Marketing Go-Jek di Jakarta, Jumat (5/5/2019).

Untuk Pelatihan Layanan Prima, papar Monita, Go-Jek telah menyediakan pelatihan bahasa Inggris, P3K, dan anti kekerasan seksual.

"Dengan pelatihan ini, mitra tidak hanya makin andal dan sigap setiap saat, tapi mereka juga bisa menjadi agen keselamatan dalam menolong sesama pengguna jalan bila terjadi kecelakaan," jelas Monita.

Baca juga: Go-Jek Jadi Decacorn, Ini Tingkatan Startup Hingga Kasta Tertinggi

Sementara, untuk Pengembangan Kemampuan diri, Go-Jek mengadakan pelatihan pengelolaan uang dan pelatihan wirausaha dengan pakar keuangan handal Indonesia.

Go-Jek, ungkap Monita, juga telah menjalin kerjasama dengan pihak yang kredibel dalam pelatihan ini sehingga menjadi satu-satunya pelatihan paling komprehensif di industri ride hailing Indonesia.

Ivan Muliadi, CEO Siaga P3K dan salah satu pihak yang bekerjasama dalam pelatihan BBM mengatakan, pelatihan ini mendorong orang-orang untuk terus menolong tanpa takut disalahkan.

"Menariknya, dengan adanya konsep BBM dapat memicu mitra driver untuk menolong. Orang yang mau menolong nanti didukung bukannya disalahkan bila terjadi apa-apa karena mereka telah tahu pentingnya pertolongan pertama," kata Ivan.

Baca juga: Go-Jek Pastikan Belum Akan Melantai di Bursa dalam Waktu Dekat

Diketahui, sejak Oktober 2018, pelatihan BBM telah menjangkau lebih dari 1.000 mitra pengemudi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar. Ke depannya, pelatihan ini akan hadir di seluruh Indonesia secara bertahap.




Close Ads X