Gandeng Perencana Keuangan, Go-Jek Gelar Pelatihan Finansial untuk Mitra

Kompas.com - 05/04/2019, 16:17 WIB
Suasana ruangan di Kantor Go-Jek, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018).MURTI ALI LINGGA/KOMPAS.com Suasana ruangan di Kantor Go-Jek, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mengadakan pelatihan Pengembangan Layanan Prima, Gojek juga menghadirkan pelatihan Pengembangan Kemampuan Diri, yakni pengelolaan keuangan dan wirausaha.

Menurut Monita Moerdani, VP Transport Marketing Gojek, pelatihan ini seiring dengan banyaknya mitra yang ingin memperoleh pendapatan tambahan dari hobi.

"Dari survei yang dilakukan ke 645 mitra driver Gojek, kami menemukan 90 persen mitra ingin memperoleh pendapatan tambahan dari hobi yang biasa mereka lakukan, dan banyak yang ingin punya usaha kuliner. Sehingga kami hadirkan pelatihan ini untuk menumbuhkan jiwa wirausaha," Monita Moerdani, VP Transport Marketing Gojek di Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Tidak hanya menumbuhkan wirausaha, Gojek juga akan membantu mitra mengelola pemasukan tersebut. Pengelolaan pemasukan ini bekerja sama dengan Jouska, salah satu perusahaan independen yang melayani personal finance planning.

Baca juga: Go-Jek Jadi Decacorn, Ini Tingkatan Startup Hingga Kasta Tertinggi

Sementara itu, CO-CEO Jouska Farah Dini Novita, mengatakan, pelatihan ini tak hanya meningkatkan taraf hidup mitra, tetapi juga mengangkat kesejahteraan keluarganya. Selain itu oara mitra yang telah dibekali pelatihan juga akan lebih mengerti cara mengatur keuangan.

Dalam pelatihan keuangan ini, papar Farah, mitra akan diajari cash flow management, persiapan dana darurat, dan persiapan tabungan.

"Kami ajari cash flow management, kami ajak berpikir mitra apa yang bisa ditabung kalau cash flow-nya minus. Kalau mereka bisa mengatur cash flow, mereka bisa naik kelas dan mensejahterakan keluarga," ujar dia.

"Mereka juga harus punya gambaran dana darurat dan tabungan darurat. Supaya mereka jadi tahu dan bisa aware ke depan, tidak hanya memikirkan hari ini," tambahnya.

Selanjutnya, dengan diadakannya pelatihan ini, Farah berharap mitra driver  akan lebih mempunyai pengetahuan dan bisa mempraktikkannya langsung di kehidupan sehari-hari, agar tidak kalah dengan pekerja kantoran yang lain.




Close Ads X