Bangun Jalur KA Trans Sulawesi, Pemerintah Gandeng Swasta

Kompas.com - 05/04/2019, 19:06 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui usai memimpin rapat tertutup di Stasiun Bogor, Kamis (4/4/2019). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui usai memimpin rapat tertutup di Stasiun Bogor, Kamis (4/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementrian perhubungan menggandeng PT Celebes Railway Indonesia (PT CRI) membangun jalur kereta api Trans Sulawesi yang menghubungkan Makassar - Pare-Pare sepanjang 15 kilometer.

Proyek ini merupakan proyek pertama yang dibangun pemerintah dengan pihak swasta yang menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

"Ini pertama kalinya proyek KPBU bisa dimulai di kementrian perhubungan, sehingga tidak hanya mengandalkan APBN dan pembangunan profesional dari pemerintah," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Menurut Budi, dari total 120 kilometer, PT CRI akan membantu membangun 15 kilometer jalur KA. Selain pembangunan, pengoperasian dan perawatan akan diserahkan kepada PT CRI. Dengan bantuan pihak swasta, APBN yang seharusnya digunakan untuk membangun 15 km jalur KA bisa digunakan untuk pembangunan lain.

Baca juga: Indonesia Targetkan Punya 13.000 Kilometer Rel Kereta Api hingga 2030

Proyek yang mulai dibangun Januari 2020 ini juga bekerjasama dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) dengan modal sebesar Rp 1 triliun. Sementara, biaya pengoperasian dan perawatan prasarana sebesar Rp 1,1 triliun selama periode kerjasama.

Budi mengatakan, proyek ini rencananya akan selesai tahun 2021. Untuk meresmikan proyek, hari ini telah diadakan penandatanganan oleh pihak-pihak terkait dan disaksikan langsung oleh Budi.

Budi berharap, perjanjian dengan skema KPBU ini akan menjadi pendorong bagi perjanjian-perjanjian skema KPBU lainnya di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Apalagi, saat ini pemerintah sedang menggalakkan program pembangunan di berbagai daerah. Hadirnya partisipasi swasta dalam pembiayaan dan pengembangan infrastruktur akan semakin cepat menyediakan infrastruktur untuk masyarakat.

Baca juga: Menteri Rini: Insya Allah, 2021 di Jawa Barat akan Ada Kereta Cepat se-ASEAN

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X