3 Pertanyaan Generasi Milenial Saat Disodori Produk Perbankan

Kompas.com - 05/04/2019, 20:11 WIB
IlustrasiThinsktock Ilustrasi

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Dalam catatan Direktur Bank Danamon untuk Unit Usaha Syariah Herry Hykmanto, sedikitnya ads 3 pertanyaan generasi milenial saat disodori atau ditawari produk perbankan.

"Generasi milenial itu kan peduli fairness ya," kata Herry pada Jumat (5/4/2019) di Balikpapan jelang pergelaran iB Vaganza di Kota Selicin Minyak itu.

"Mereka tanya dulu, produk perbankan ini ada biayanya apa enggak," tutur Herry.

Kedua, milenial alias generasi yang kini berusia 25-39 tahun ini suka bertanya soal fitur produk perbankan.

Baca juga: Milenial Gemar Beli Pengalaman, Apa Untungnya?

"Ketiga, milenial juga bertanya produk (perbankan) sudah digital apa belum," ujar Herry.

Dalam pengalaman Herry 30 tahun di perbankan, hal-ikhwal biaya menjadi pertanyaan penting bagi generasi milenial.

"Ini beda dengan angkatan di usia 40 ke atas. Pertanyaan soal biaya, bagi mereka, bukan hal penting," ujar Herry.

Sementara itu, catatan terkini dari Herry menunjukkan, sepanjang 2018, Bank Danamon Unit Usaha Syariah sudah mengeluarkan pembiayaan yang besarnya di kisaran seperdua puluh dari total Rp 86 triliun kredit yang diluncurkan Bank Danamon.

Lantas, hingga 2018 usai, aset Bank Danamon Unit Usaha Syariah ada di kisaran Rp 4,3 triliun.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X