Kompas.com - 07/04/2019, 11:45 WIB
Kepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel BRI Djoko Purwanto pada acara temu media di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAKepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel BRI Djoko Purwanto pada acara temu media di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).

CIANJUR, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (KOMPAS100: BBRI) mendorong UMKM dalam inkubasinya mengandalkan kecanggihan teknologi untuk memasarkan produk.

Ada empat prinsip yang diperkenalkan BRI kepada pelaku usaha, yakni go modern, go digital, go online, dan go global.

Kepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel BRI Djoko Purwanto mengatakan, keempat prinsip itu harus dipegang agar bisnis UMKM bisa bertumbuh dan berkembang. Menurut dia, saat ini pelaku usaha tak perlu lagi repot memikirkan kios untuk menempatkan dagangannya karena bisa dipasarkan secara online.

"Binaan BRI bukan hanya jualan, tapi harus (memanfaatkan) e-commerce. Tahu bagaimana jualan secara digital," ujar Djoko di saat ditemui di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).

Baca juga: Hingga 2018, BRI Inkubasi 304.000 Pelaku UMKM

Pelaku usaha pun dituntut menjadi akrab dengan dunia digital dengan memanfaatkan gawainya. Pertama, pelaku usaha harus up to date dengan tren terkini, apa yang tengah digemari pasar.

Kemudian, penjual bisa menjual produk-produk tersebut setelah menentukan pangsa pasarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemasaran pun dilakukan secara online, baik lewat Instagram, Facebook, atau e-commerce. Oleh karena itu, pelaku usaha akan dibina terlebih dulu di Rumah Kreatif BUMN untuk diperkenalkan dasar berbisnis dan kewirausahaan untuk meningkatkan daya saing UMKM, termasuk cara memasarkannya.

Baca juga: Pelaku UMKM, Ini Cara Bangun Brand yang Kuat

"Kemudian kita kuatkan dengan inkubator supaya bisa go global. Kita kenalkan dengan e-commerce. Harapannya usaha mereka bisa suistain," kata Djoko.

Hingga 2018, ada 304.000 pelaku usaha yang terdaftar jadi anggota RKB. Sampai saat ini RKB telah melakukan 2.200 pelatihan. Setiap pelatihan, pelaku usaha atau calon entrepreneur akan didampingi para ahli.

Dengan adanya program inkubator ini, kata Djoko, maka UMKM penerima kredit usaha rakyat (KUR) BRI nantinya akan semakin banyak.

"Kita mau per tahun 10-15 persen (dari anggota) kita tingkatkan jadi pelaku global," kata Djoko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X