Ternyata, 3 Hal Ini yang Diperhatikan Gen Z saat Mencari Pekerjaan

Kompas.com - 07/04/2019, 14:43 WIB
IlustrasiGetty Images/iStockphoto/Vasyl Dolmatov Ilustrasi

NEW YORK, KOMPAS.com - Generasi Z kini sudah secara resmi masuk ke dunia profesional. Informasi saja, Gen Z adalah generasi yang lahir antara tahun 1996 hingga 2010.

Layaknya generasi milenial yang dianggap memiliki perilaku berbeda dalam bekerja dibandingkan generasi sebelumnya, demikian pula Gen Z. Kehadiran Gen Z di dunia profesional dibarengi dengan gelombang baru teknologi, budaya kerja, dan pilihan karier.

Dilansir dari Forbes, Minggu (7/4/2019), ada setidaknya tiga hal yang sebaiknya diperhatikan oleh Gen Z saat akan mencari pekerjaan. Berikut ini penjelasannya.

Baca juga: Studi: Gen Z Ingin Naik Jabatan Setelah Setahun Bekerja

1. Lokasi
Aspek penting dalam pilihan karier di era modern adalah lokasi. Meski saat ini banyak pekerjaan yang memungkinkan bekerja tak di kantor, namun bila harus bekerja di kantor, Gen Z ingin dikelilingi lingkungan kerja yang canggih dan orang-orang yang berpikiran sama.

2. Budaya kerja
Glassdoor.com menemukan bahwa perusahaan-perusahaan papan atas seperti Apple, Facebook, Nike, dan Morgan Stanley tetap menjadi perusahaan impian Gen Z. Salah satu faktornya adalah reputasi perusahaan-perusahaan itu.

Namun, budaya kerja perusahaan-perusahaan tersebut pun memikat Gen Z. Para raksasa tersebut, menurut Gen Z, berhasil beradaptasi untuk mempertahankan status mereka.

Baca juga: Survei: Gen Z Indonesia Bukan Generasi Robot

Integritas perusahaan kian memainkan peranan penting ketika Gen Z mencari pekerjaan. Survei yang dilakukan Door of Clubs menemukan bahwa 29 persen Gen Z menyatakan budaya kerja yang memberdayakan mereka membuat mereka betah di perusahaan selama lebih dari tiga tahun.

3. Laju karier
Glassdoor menyatakan bahwa saat ini pekerjaan di bidang teknologi sangat diminati. Pekerjaan sebagai software engineer terus menjadi pekerjaan yang paling diminati oleh Gen Z. Artinya pekerjaan ini sangat kompetitif dan terus tumbuh.

Selain itu, banyak juga Gen Z yang ingin menciptakan perubahan dalam laju karier yang mereka pilih. Keinginan untuk masa depan yang lebih baik merupakan salah satu faktornya, ketimbang bekerja dengan gaji besar namun dengan titel pekerjaan yang dipandang tak ada artinya.

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X