KILAS

Lewat Polbangtan, Mentan Optimistis Bisa Cetak Petani Milenial Sukses

Kompas.com - 08/04/2019, 15:30 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat membuka peresmian  Kampus II Bone Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa di Bone, Sulawesi Selatan, Senin (4/8/2019) pagi. Dok. Humas Kementerian Pertanian RI Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat membuka peresmian Kampus II Bone Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa di Bone, Sulawesi Selatan, Senin (4/8/2019) pagi.

KOMPAS.com — Menteri Pertanian ( Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, pengembangan pertanian modern berbasis teknologi melalui mekanisasi dan digitalisasi akan menjadikan pendidikan pertanian semakin menarik bagi generasi muda. 

"Hal ini terlihat dari meningkatnya peserta yang mendaftar di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan). Jika dibandingakan dengan 2013, pendaftar di Polbangtan pada 2018 naik 1.238 persen," ujar Mentan seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hal itu disampaikan Mentan saat meresmikan Kampus II Bone Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa di Bone, Sulawesi Selatan, Senin (4/8/2019) pagi.

Kampus II Polbangtan Gowa ini terletak di Desa Mappesangka dan Desa Turuadae, Kecamatan Ponre, dengan lahan seluas 10,5 hektar (ha). 

Perlu diketahui Polbangtan merupakan hasil perubahan konsep dari sebelumnya berbentuk Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP). Perubahan ini pun ditujukan untuk menumbuhkan lebih banyak lagi wirausahawan muda. 

Maka dari itu, keberadaan Polbangtan akan disinergikan dengan sejumlah program Kementan yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan petani milenial, termasuk di dalamnya petani dan santri tani milenial. 

“Langkah ini kami ambil untuk menyukseskan Program Pembangunan Pertanian Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045,” ujar Amran optimistis. 

Polbangtan sebagai pendidikan tinggi vokasi, disebut Amran, memiliki peran strategis dan berada di garda terdepan. Ini karena Polbangtan akan mendidik generasi milenial menjadi tenaga-tenaga terampil, profesional, dan berdaya kompetitif tinggi yang akan meningkatkan daya saing bangsa.

Amran bahkan menyebutkan, sudah ada dua menteri yang merupakan lulusan STPP sebagai embrio Polbangtan. Keduanya adalah Menteri Negara Pangan dan Hortikultura periode 1998–1999 AM Saefuddin dan Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Indonesia 1966 Syarif Tayeb.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) bersama jajaran terkait secara bersama-sama menekan tombol tanda diresmikannya Kampus II Bone Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa di Bone Sulawesi Selatan, Senin (4/8/2019). Dok. Humas Kementerian Pertanian RI Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) bersama jajaran terkait secara bersama-sama menekan tombol tanda diresmikannya Kampus II Bone Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa di Bone Sulawesi Selatan, Senin (4/8/2019).
Tak hanya dua nama tersebut, Amran turut menyebutkan nama bekas Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Andi Hakim Nasution yang juga alumnus STPP. 

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X