KILAS

Pesan Menaker Kepada Para CPNS Kemnaker

Kompas.com - 08/04/2019, 18:25 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri saat memberikan pengarahan kepada 277 CPNS di Ruang Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Senin (8/4/2019). Dok. KemnakerMenteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri saat memberikan pengarahan kepada 277 CPNS di Ruang Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Senin (8/4/2019).

KOMPAS.com – Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) M. Hanif Dhakiri meminta kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) agar mengikuti pelatihan dasar guna memperkuat karakter, profesionalisme, inovasi, dan kerja sama atau kolaborasi dalam bekerja.  

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Hanif saat memberikan pengarahan kepada 277 CPNS Kementerian Tenaga Kerja ( Kemnaker) di Ruang Serbaguna Kemenaker, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Hanif mengingatkan para CPNS agar memiliki karakter kuat dari segi moral, seperti integritas dan kinerja yang disiplin, ulet, pantang menyerah, semangat serta antusias. 

"Adik-adik harus memperkuat karakter diri, baik karakter moral maupun kinerja. Termasuk di dalamnya kecintaan terhadap tanah air, masalah nasionalisme, " ujar Menteri yang memiliki hobi bermusik ini.

Kedua, lanjut Hanif, para CPNS tersebut perlu menguasai masalah profesionalisme dalam bekerja. Dari masa ke masa, sistem birokrasi memiliki tipe yang berbeda-beda.

Namun seiring perkembangan, birokrasi harus tampil sebagai pelayan masyarakat yang artinya harus bekerja sebaik-baiknya agar bisa mengambil kebijakan secara cepat. 

"Di tengah dunia yang penuh persaingan ini, pertarungan yang terjadi bukan yang kuat dengan yang lemah, bukan pintar dengan yang tidak pintar. Tapi pertarungan antara yang cepat dengan yang tidak cepat, " ujarnya.

Selanjutnya hal yang ketiga adalah bagaimana cara menghadapi tantangan di luar yang terus berubah sangat cepat.

Pada poin ini Hanif mendorong CPNS harus memperkuat inovasi agar bisa menghadapi perkembangan teknologi yang masif. Pegawai Negeri Sipil ( PNS) pun harus bekerja dengan kreativitas, penuh inovasi dan berkolaborasi. 

"Bekerja dengan inovasi, kolaborasi dan pemanfaatan teknologi, membuat kita bisa responsif terhadap perubahan. Kalau Anda tak responsif, Anda lewat. Kalau instansi tak responsif, kita lewat dan tak relevan. Kita betul-betul tak dibutuhkan orang," ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X