Rudiyanto
Direktur Panin Asset Management

Direktur Panin Asset Management salah satu perusahaan Manajer Investasi pengelola reksa dana terkemuka di Indonesia.
Wakil Ketua I Perkumpulan Wakil Manajer Investasi Indonesia periode 2019 - 2022 dan Wakil Ketua II Asosiasi Manajer Investasi Indonesia Periode 2021 - 2023.
Asesor di Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal Indonesia (LSPPMI) untuk izin WMI dan WAPERD.
Penulis buku Reksa Dana dan Obligasi yang diterbitkan Gramedia Elexmedia.
Tulisan merupakan pendapat pribadi

AS Resesi Ekonomi? Tak Perlu Khawatir, ini Efek Positifnya...

Kompas.com - 09/04/2019, 11:14 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Pada rapat dewan Gubernur Bank Sentral AS pada bulan Maret lalu, telah diumumkan bahwa suku bunga AS akan tetap selama 2019. Hal ini menjadi berita baik, karena sebelumnya ada ekspektasi akan naik 1-2 kali lagi.

Bahkan saat ini, spekulasi bahwa suku bunga di AS berpeluang turun pada tahun ini. Hal ini menjadi berita positif bagi obligasi, karena secara teori, ketika suku bunga turun maka harga obligasi akan naik.

Kedua, menyetop kebijakan normalisasi neraca. Pada waktu krisis ekonomi pada tahun 2008, bank sentral AS membantu perusahaan-perusahaan yang sedang mengalami kesulitan likuiditas dengan cara membeli surat utang yang diterbitkannya. Surat utang tersebut dicatat sebagai aset dalam neraca (balance sheet) bank sentral.


 

Angka tersebut naik dari 870 miliar dollar AS pada Agustus 2007 menjadi 4,5 triliun dollar AS pada Januari 2015. Seiring dengan kondisi ekonomi yang makin membaik, bank sentral AS mulai melakukan penyesuaian dengan berhenti menambah hutang baru. Hutang yang lama bisa diperpanjang, namun nominalnya sama dengan sebelumnya. Hal ini tercermin dari grafik di bawah yang menunjukkan nilai asset yang tetap.

Kemudian pada Oktober 2017, dengan kondisi ekonomi yang terus membaik, Bank Sentral mulai mengurangi jumlah hutang dari perusahaan. Jika pada tahun 2015, hutang lama bisa diperpanjang dengan nominal yang sama, maka sejak 2017 perpanjangan hutang dilakukan dengan nominal yang lebih rendah. Kebijakan ini dikenal dengan istilah normalisasi balance sheet.

Entah kebetulan atau tidak, begitu Bank Sentral berhenti menambah hutang baru pada tahun 2015 dan mulai mengurangi mulai akhir 2017, kinerja IHSG adalah -12,13 persen pada tahun 2015 dan -2,54 persen pada tahun 2018.

Yang jelas, kebijakan di atas berpengaruh terhadap likuiditas sehingga turut mempengaruhi aliran dana asing ke IHSG.

Nah, sehubungan dengan antisipasi terhadap resesi ekonomi, kebijakan normalisasi neraca ini juga ikut disetop, artinya perusahaan di AS boleh kembali memperpanjang pinjaman dengan nilai yang sama atau lebih tinggi. Kebijakan ini dalam kacamata pasar modal akan menambah likuiditas sehingga positif bagi saham dan obligasi.

Kesimpulan

Ada 2 kesimpulan yang bisa ditarik sehubungan dengan potensi terjadinya resesi ekonomi di Amerika Serikat pada tahun 2020.

Pertama, secara historis, kinerja investasi di Indonesia masih bisa tetap positif selama terjadi periode resesi. Artinya tidak selalu yang namanya resesi itu membuat kinerja negatif.
Kedua, positif atau negatifnya kinerja tergantung antisipasi kebijakan yang dilakukan oleh Bank Sentral terutama oleh AS dan Indonesia. Saat ini yang sudah dilakukan adalah menahan kenaikan suku bunga dan menyetop kebijakan normalisasi neraca.

Kedua kebijakan antisipasi di atas memiliki dampak yang sangat positif terhadap pasar modal Indonesia. Sebab kinerja investasi selalu bullish ketika suku bunga sedang turun dan likuiditas longgar.

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wacana KA Argo Parahyangan Dihapus demi Kereta Cepat

Wacana KA Argo Parahyangan Dihapus demi Kereta Cepat

Whats New
Volume Impor Tinggi, Utilisasi Kapasitas Industri Baja Nasional Rendah

Volume Impor Tinggi, Utilisasi Kapasitas Industri Baja Nasional Rendah

Whats New
[Kompasianival 2022 Better Lifestyle] Kendaraan Listrik: Masa Depan atau Tren Sesaat?

[Kompasianival 2022 Better Lifestyle] Kendaraan Listrik: Masa Depan atau Tren Sesaat?

Rilis
Luhut Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Rampung Sesuai Jadwal

Luhut Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Rampung Sesuai Jadwal

Whats New
Laba Bersih PertaLife Insurance di Kuartal-III 2022 Melonjak 71,04 Persen

Laba Bersih PertaLife Insurance di Kuartal-III 2022 Melonjak 71,04 Persen

Rilis
Hasil Riset Menemukan Perusahaan Startup Masih Kesulitan Rekrut dan Pertahankan Karyawan

Hasil Riset Menemukan Perusahaan Startup Masih Kesulitan Rekrut dan Pertahankan Karyawan

Whats New
Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Dimulai, Ini Daftar Perusahaan yang Buka Lowongan

Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 Dimulai, Ini Daftar Perusahaan yang Buka Lowongan

Work Smart
Jelang Akhir Tahun, Berikut Kebutuhan Elektronik Penunjang Liburan yang Bisa Dibeli di TikTok Shop Grand Sale 12.12 Beserta Promonya

Jelang Akhir Tahun, Berikut Kebutuhan Elektronik Penunjang Liburan yang Bisa Dibeli di TikTok Shop Grand Sale 12.12 Beserta Promonya

BrandzView
Tantangan Keamanan Siber yang Dihadapi Perusahaan di Indonesia

Tantangan Keamanan Siber yang Dihadapi Perusahaan di Indonesia

Whats New
Soal Rencana Pemerintah Mau Bagi-bagi Rice Cooker, Sri Mulyani: Nanti Kami Diskusikan Dulu...

Soal Rencana Pemerintah Mau Bagi-bagi Rice Cooker, Sri Mulyani: Nanti Kami Diskusikan Dulu...

Whats New
Kemenaker Ingatkan Pengambilan BSU di Kantor Pos Berakhir 20 Desember 2022

Kemenaker Ingatkan Pengambilan BSU di Kantor Pos Berakhir 20 Desember 2022

Whats New
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pelita Air Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pelita Air Tingkatkan Frekuensi Penerbangan

Whats New
Luhut: Pajak Kita Naik Bukan Datang Tiba-tiba dari Batu, Itu Kinerja UMKM

Luhut: Pajak Kita Naik Bukan Datang Tiba-tiba dari Batu, Itu Kinerja UMKM

Whats New
Sandiaga Bidik Nilai Investasi Pariwisata Tembus 8 Miliar Dollar AS

Sandiaga Bidik Nilai Investasi Pariwisata Tembus 8 Miliar Dollar AS

Whats New
Aset Kripto Bakal Diawasi OJK dan BI, Indodax: Kami Berharap Cepat Diputuskan

Aset Kripto Bakal Diawasi OJK dan BI, Indodax: Kami Berharap Cepat Diputuskan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.