Mantan Bos Facebook Indonesia Berlabuh di Unilever

Kompas.com - 09/04/2019, 15:32 WIB
Country Director Facebook Indonesia, Sri Widowati, saat pembukaan kantor Facebook di Indonesia, Senin (14/8/2017) KOMPAS.com/Yoga HastyadiCountry Director Facebook Indonesia, Sri Widowati, saat pembukaan kantor Facebook di Indonesia, Senin (14/8/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Unilever Indonesia Tbk mengumumkan penunjukan Sri Widowati sebagai Chief Digital Transformation and Growth Officer. Sebelumnya, Wido menjabat sebagai Country Manager Facebook Indonesia.

Wido akan mulai bekerja efektif pada 1 Mei 2019 mendatang.

Dalam keterangan resminya, Selasa (9/4/2019), Unilever menyatakan, langkah ini diambil untuk mempertahankan posisi perseroan sebagai salah satu pemimpin pasar di industri fast moving consumer goods (FMCG) di tengah perkembangan teknologi digital.

"Setelah 86 tahun beroperasi di Indonesia, ini merupakan pertama kalinya Unilever Indonesia memiliki seorang Chief Digital Transformation and Growth Officer," kata Hermant Bakshi, Presiden Direktur Unilever Indonesia.

Baca juga: Bos Facebook Indonesia Resmi Mengundurkan Diri

Bakshi menuturkan, transformasi digital merupakan salah satu agenda utama Unilever untuk mempertahankan keunggulan bisnis agar tetap menang di masa yang akan datang.

Salah satu tren yang paling nyata dalam beberapa tahun terakhir adalah pergeseran perilaku dan gaya hidup konsumen Indonesia yang menjadi semakin modern. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara konsumen memperoleh informasi, berkomunikasi dan berbelanja, terutama di kalangan konsumen milenial yang jumlahnya semakin besar. Konsumen pun menjadi semakin tersegmentasi.

Untuk bisa memenangkan pasar ini, perseroan perlu melakukan transformasi dalam cara kami menjangkau dan berkomunikasi secara tepat sasar dengan konsumen dari setiap segmen.

Baca juga: 5 Desember, Unilever Indonesia Bagikan Dividen Rp 3,13 Triliun

"Keberadaan Chief Digital Transformation and Growth Officer akan memiliki peranan yang sangat strategis dalam menciptakan strategi yang transformatif, disruptif dan tepat sasar bagi setiap segmen Konsumen," sebut dia.

Wido pun dianggap memiliki pengalaman yang sangat kaya dalam bidangnya. Kiprahnya di Unilever pun telah tercatat sejak lama.

Ia memulai kariernya sebagai Management Trainee di Unilever Indonesia pada tahun 1994. Di masa itu, ia memimpin sejumlah brand dalam kategori personal care.

Baca juga: Unilever Jual Lini Bisnis Blue Band Rp 2,9 Triliun

Dalam perannya sebagai Chief Digital Transformation and Growth Officer di Unilever Indonesia, Wido akan fokus dalam pengelolaan Digital Hub, Consumer and Market Intelligence (CMI), serta Media.

“Pengalaman Wido selama lebih dari 20 tahun di dunia pemasaran, ditambah peran pentingnya di industri digital beberapa tahun belakangan ini tentu dapat membawa inovasi besar bagi Unilever Indonesia," tutur Bakshi.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X