Denda Telat Bayar Pajak Motor Jangan Dianggap Sepele

Kompas.com - 10/04/2019, 10:48 WIB

KOMPAS.com — Sudahkah membayar pajak motor? Jangan sampai telat bayar ya, apalagi sampai tidak bayar pajak. Kalau Anda telat bayar pajak, ada dendanya, lho! Denda yang dikenakan pun lumayan besar, yaitu sekitar 25 persen per tahun.

Pajak merupakan suatu hal yang wajib kita bayarkan untuk negara dan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum. Itulah mengapa semua warga negara Indonesia wajib membayar pajak.

Jika Anda setiap hari menggunakan kendaraan bermotor, berarti Anda juga harus membayarkan pajak kendaraan. Nah, jika Anda telat bayar pajak, akan dikenai denda sebesar 25 persen per tahun.

Dampak dari telat bayar pajak selain denda ialah penilangan dari polisi. Polisi sedang gencar melakukan razia. Jika belum membayar pajak kendaraan, tentu polisi akan langsung menilang Anda. Sudah harus membayar pajak, tapi kena tilang juga, rugi banget kan!

Biar tidak terlalu rugi banget, Anda harus ingat kapan waktunya bayar pajak. 

Sebenarnya bayar pajak kendaraan itu mudah banget, lho! Tidak sesulit yang dibayangkan. Ada beberapa cara membayar pajak kendaraan yang bisa Anda lakukan, bahkan ada beberapa cara baru yang lebih mudah. Berikut caranya, sebagaimana ditulis oleh TunaiKita.com.

1. Drive Thru Samsat

Ada cara baru membayar pajak motor yang diperkenalkan dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), yaitu dengan cara Drive Thru Samsat. Seperti layaknya memesan makanan cepat saji atau fast food dengan drive thru, mengurus pembayaran pajak juga sama, lho! Menggunakan cara ini pastinya lebih cepat dan mudah, Anda tidak perlu parkir motor untuk melakukan pembayaran pajak.

Drive Thru Samsat ini diperkenalkan di Samsat Kebon Nanas. Proses bayar pajak dengan drive thru memakan waktu kurang dari 2 menit. Sangat menghemat waktu bukan? Nah, prosedur bayar pajak lewat drive thru ini cukup simpel, lho. Pertama, Anda pergi ke loket pertama untuk menyerahkan dokumen-dokumen yang diminta. Proses dilanjutkan dengan melakukan pembayaran di loket kedua. Di sini Anda akan dimintai dokumen asli yang tadi Anda berikan.

Waktu yang disebutkan tadi belum termasuk waktu antrean ya. Kalau antrean panjang, otomatis waktu yang dihabiskan pun akan lebih lama.

2. Bayar pajak di kecamatan

Untuk Anda pemilik kendaraan bermotor yang terdaftar di DKI Jakarta, kebijakan ini juga cocok untuk membayarkan pajak kendaraan Anda. Dengan adanya kebijakan ini, para pengguna motor tidak perlu lagi repot-repot bayar pajak motor di Samsat. Jadi bisa menghemat waktu tanpa perlu merasakan macet ataupun antrean di kantor Samsat, kan?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Bandara Angkasa Pura I Telah Memberangkatkan  39.296 Calon Jemaah Haji Selama 4-8 Juni 2022

6 Bandara Angkasa Pura I Telah Memberangkatkan 39.296 Calon Jemaah Haji Selama 4-8 Juni 2022

Whats New
Respons Bulog Usai Peternak Minta Sapi Terinfeksi PMK agar Diserap Jadi Stok

Respons Bulog Usai Peternak Minta Sapi Terinfeksi PMK agar Diserap Jadi Stok

Whats New
Strategi Putin, Jadikan Pupuk 'Senjata' Rusia

Strategi Putin, Jadikan Pupuk "Senjata" Rusia

Whats New
Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank

Whats New
Dukung Penetrasi Asuransi, Perusahaan Harus Fokus ke Produk-produk Mikro

Dukung Penetrasi Asuransi, Perusahaan Harus Fokus ke Produk-produk Mikro

Whats New
Mengawali Juli 2022, IHSG Melaju dan Rupiah Sentuh Level Rp 14.943 Per Dollar AS

Mengawali Juli 2022, IHSG Melaju dan Rupiah Sentuh Level Rp 14.943 Per Dollar AS

Whats New
Harga Avtur Naik, Kemenhub Akan Evaluasi Regulasi 'Fuel Surcharge' untuk Maskapai

Harga Avtur Naik, Kemenhub Akan Evaluasi Regulasi "Fuel Surcharge" untuk Maskapai

Whats New
MRT Jakarta Gandeng SWOOP Sediakan 'Feeder' Antar-Jemput Penumpang dari Rumah ke Stasiun Tujuan

MRT Jakarta Gandeng SWOOP Sediakan "Feeder" Antar-Jemput Penumpang dari Rumah ke Stasiun Tujuan

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Maskapai Minta Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Dinaikkan, Ini Tanggapan Kemenhub

Maskapai Minta Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Dinaikkan, Ini Tanggapan Kemenhub

Whats New
Begini Cara Turunkan Daya agar Tarif Listrik PLN Tidak Naik

Begini Cara Turunkan Daya agar Tarif Listrik PLN Tidak Naik

Whats New
Kemenkop-UKM Tetapkan KSP Indosurya sebagai Koperasi dalam Pengawasan Khusus

Kemenkop-UKM Tetapkan KSP Indosurya sebagai Koperasi dalam Pengawasan Khusus

Whats New
Jalan Panjang Menuju Entrepreneurial University

Jalan Panjang Menuju Entrepreneurial University

Smartpreneur
Menhub Optimistis Industri Penerbangan RI Mampu Pulih Kembali, walau Hadapi Tantangan Harga BBM

Menhub Optimistis Industri Penerbangan RI Mampu Pulih Kembali, walau Hadapi Tantangan Harga BBM

Whats New
Curhat Peternak Sapi, Wabah PMK Bikin Omzet Turun Jelang Idul Adha

Curhat Peternak Sapi, Wabah PMK Bikin Omzet Turun Jelang Idul Adha

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.