Mekari Dukung Digitalisasi dan Kemajuan UKM Indonesia

Kompas.com - 10/04/2019, 14:23 WIB
Penyedia platform bisnis, Mekari KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Penyedia platform bisnis, Mekari

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyedia platform bisnis, Mekari berkomitmen mendukung perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital. Mekari merupakan gabungan empat platform yakni Telenta, Sleekr, Jurnal, dan Klikpajak.

CEO Mekari Suwandi Soh, mengatakan, melalui konsolidasi empat penyedia ini dapat memberikan dampak yang siginifikan pada produkvitas UKM di Indonesia yang mengadobsi teknologi dalam bisnisnya. Karena, berdasarkan data Kementerian Kominfo saat ini yang benar-benar sudah memanfaatkan teknologi baru 6,5 juta dari total 59, 2 juta pelaku UMKM.

"Kami melihat sektor UKM di Indonesia saat ini membutuhkan banyak solusi modern untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis perusahaan. Mekari, melalui penggabungan ini hadir memberikan solusi yang lengkap dan solid bagi UKM. Sekaligus mendukung visi UKM go digital di Indonesia," kata Suwandi di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Suwandi menuturkan, konsolidasi ini juga merupakan bentuk dukungan dari pihak swasta termasuk Mekari, terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam mempercepat target untuk medigitalisasi delapan juta UMKM akhir tahun ini.

"Kami percaya bahwa perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini telah mengubah lanscape industri secara signifikan yang berdampak pada operasi bisnis perusahaan besar maupun UKM. Untuk itu kami berupaya mendorong UKM Indonesia untuk bertransformasi di era digital salah satunya melalui Mekari," ujarnya.

Sementara itu, Chief Product Office Mekari Daniel Witoni, menambahkan, dengan bergabungnya pelaku startup yang sudah lama berkiprah di industri bisnis SaaS (software as a service), produk yang dikembangkan Mekari sudah menjadi pilihan bagi puluhan ribu perusahaan yang membutuhkan solusi pengelolaan SDM dan finansial berbasi Cloud. Apalagi mayoritas penggunanya berasal dari sektor UKM.

Pemanfaatan teknologi pada praktiknya dalam diimplementasikan di berbagai area dari sebuah bisnis. Mulai dari pemasaean digital, optimasi proses bisnis, pengembangan produk, dan pengembangan SDM.

"Namun pemanfaatan teknologi oleh pelaku UKM di Indonesia masih terbatas pada aktivitas pemasaran. Seperti penggunaan media sosial maupun website," imbuhnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X