Milenial Singapura Ingin Investasi dan Beli Asuransi, Tapi Tak Tahu Caranya

Kompas.com - 10/04/2019, 14:55 WIB
Ilustrasi Singapura. SHUTTERSTOCKIlustrasi Singapura.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Sebuah studi menemukan bahwa generasi milenial di Singapura ingin mencoba berinvestasi dan membeli polis asuransi. Namun, banyak di antara mereka yang tidak tahu bagaimana caranya.

Dikutip dari Business Insider, Rabu (10/4/2019), studi tersebut bertajuk Frankly Asked Questions yang dirilis OCBC. Studi yang baru pertama kali dilakukan tersebut dipublikasikan pekan lalu di National University of Singapore (NUS).

Studi dilakukan berdasarkan data dari 866 orang mahasiswa dan pekerja muda berusia antara 16-29 tahun di Singapura. Ditemukan bahwa 71 persen responden ingin mulai berinvestasi, akan tetapi hanya 38 persen yang mengetahui cara berinvestasi.

Baca juga: Ini yang Harus Dilakukan Milenial untuk Membangun Kekayaan

Selain itu, 69 persen responden menyatakan ingin mulai membeli polis asuransi. Namun, hanya 44 persen yang tahu caranya.

Pola yang sama juga terjadi dalam hal menabung. Studi itu menemukan bahwa meski 74 persen responden menabung dan 71 persen menyisihkan penghasilannya untuk ditabung, namun 41 persen masih kesulitan menyusun rencana menabungnya.

Kemudian, studi itu juga menemukan bahwa tiga perempat milenial Singapura sadar dengan belanja mereka dan 67 persen telah memiliki anggaran belanja khusus. Sebanyak 66 persen responden taat dengan anggaran tersebut.

Baca juga: Dorong Milenial Punya Rumah, OCBC NISP Usung Semangat Tidak Ada yang Tidak Bisa

Dari temuan-temuan tersebut, OCBC menyimpulkan bahwa perlu ada langkah khusus untuk menginformasi dan mengedukasi milenial Singapura terkait investasi dan asuransi.

Nah, bagaimana dengan kamu milenial Indonesia? Apakah kamu sudah mulai berinvestasi dan membeli produk asuransi?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X