Boeing Tak Dapat Satu Pun Pesanan Pesawat 737 MAX

Kompas.com - 11/04/2019, 13:00 WIB
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru serta populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui. AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEARPesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru serta populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.

CHICAGO, KOMPAS.com - Pesanan dan pengiriman pesawat Boeing anjlok pada kuartal I 2019. Tercatat tidak ada satu pun pemesanan baru untuk pesawat seri 737 MAX menyusul larangan terbang terhadap pesawat itu di seluruh dunia.

Larangan terbang diterbitkan otoritas penerbangan di seluruh dunia menyusul dua kecelakaan fatal yang melibatkan pesawat Boeing 737 MAX 8. Larangan terbang itu pun memaksa Boeing menghentikan pengiriman pesawat seri MAX.

Dilansir dari Reuters, Kamis (11/4/2019), total pemesanan anjlok menjadi 95 unit pesawat pada kuartal I 2019 dibandingkan 180 unit pada periode yang sama tahun lalu. Total pemesanan adalah indikator permintaan pesawat di kemudian hari.

Baca juga: Valuasinya Terus Merosot, Boeing Dituntut Pemegang Saham

Meski begitu, Boeing masih unggul dibandingkan pesaing terberatnya, Airbus, yang melaporkan total pemesanan mencapai 62 unit pada kuartal I 2019. Namun, pembatalan 120 unit pesanan pesawat membuat Boeing mencatatkan pemesanan net negatif.

Sementara itu, pengiriman pesawat Boeing 737 pada kuartal I 2019 menukik sekira 33 persen. Dengan demikian, pengiriman pesawat Boeing secara total merosott 19 persen menjadi 149 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Boeing hanya mengirimkan 11 unit pesawat seri MAX pada Maret 2019 sebelum ada larangan.

Baca juga: Menhub: Larangan Terbang Boeing 737 MAX 8 Berlaku Sampai Ada Klarifikasi FAA

Pengiriman pesawat sangat penting secara finansial lantaran itulah saat ketika pabrikan menerima uang dari pembelian oleh maskapai.

Belum jelas kapan pesawat Boeing seri MAX diperbolehkan kembali mengudara. Regulator-regulator seluruh dunia, termasuk China, menyatakan bakal bergabung dengan panel yang dibentuk Lembaga Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) untuk meninjau ulang aspek keamanan pesawat Boeing seri MAX.

Goldman Sachs menyatakan tidak mengekspektasikan Boeing akan mengirimkan pesawat seri MAX pada kuartal II 2019. Selain itu, akan sulit mengekspektasi adanya pesanan MAX pada ajang Paris Air Show pada Juni 2019 mendatang.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X