Ditantang Dosen Berbisnis, Pria Muda Ini Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - 12/04/2019, 08:34 WIB
Rici Solihin. KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYARici Solihin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rici Solihin (29), salah satu pemenang nominasi Micropreneur of the year dalam Citi Micropreneurship Awards (CMA) 2019 adalah pengusaha muda yang berlatar pendidikan Manajemen Bisnis.

Usahanya bergerak di bidang pertanian berbaris hidroponik yang diberi nama Paprici Segar Barokah.

Awal mula bisnis Rici, sapaan akrabnya, mulai dilakoni sejak tahun 2012 saat mendapat tantangan dari dosen untuk mengaplikasikan skripsinya tentang rencana bisnis pertanian paprika.

"Saya melihat petani-petani di kampung saya kesulitan untuk memasarkan hasil taninya. Setelah saya lihat, ternyata kebutuhan pasarnya kurang. Akhirnya saya analisis dan saya jadikan skripsi tentang tentang plan bisnis pertanian paprika. Dosen saya memberi tantangan bisnis ini bisa dijadikan atau enggak," kata Rici Solihin kepada Kompas.com, Kamis (11/4/2019).

Baca juga: 8 Wirausaha Mikro Raih Penghargaan dari Citi Indonesia

Sejak saat itu, Rici nekat terjun langsung ke dunia pertanian, meskipun latar belakang pendidikannya bukan pertanian. Setelah belajar, ia mengembangkan bisnis di tahun 2012 hingga saat ini.

"Saya mulai punya pertanian paprika sendiri hingga akhirnya jalan 7 tahun kurang lebih sampai sekarang," katanya.

Produk yang ditawarkan adalah produk sayuran seperti 80 persen paprika, timun curie, daun mint, dan basil. Rici juga terus mengolah produk sayuran itu untuk lebih tahan lama dan mengubahnya menjadi barang jadi.

Baca juga: Toko Online Benih Ini Bidik Petani Milenial

Strategi ini diambil untuk tetap dapat memanfaatkan barang berkualitas low-grade atau over-capacity menjadi produk bernilai tinggi dibanding hanya di jual di tengkulak dengan harga murah.

Strategi ini berhasil berkat kolaborasi dengan petani dan mahasiswa setempat. Sejak tahun 2018, produk Rici mulai bertambah varian mulai dari bubuk paprika, cheese stick paprika, dan aneka kue yang semua bahan utamanya dari paprika.

Meskipun mengalami kendala dalam bisnis terutama di bidang SDM dan alam seperti suhu, udara, dan hama, bisnis Rici saat ini telah mengantongi omzet rata-rata Rp 20 juta per bulan. Dalam setahun, Rici bisa meraup hingga Rp 240 juta.

Baca juga: Berawal dari Hobi, Sanjung Raih Omzet hingga Puluhan Juta Rupiah

Rici juga terus mengembangkan bisnisnya hingga ke luar Pulau Jawa. Saat ini, produknya mudah ditemui di Kalimantan dan Sumatera. Selain itu, produk olahannya juga telah diekspor di Singapura.

Anak bungsu dari empat bersaudara ini mengatakan, dirinya bangga menjadi petani muda paprika. Tak lupa, dia berpesan kepada anak muda Indonesia untuk terus melalukan kolaborasi dan melihat kebutuhan pasar dalam berbisnis.

"Terus berkolaborasi untuk memajukan bisnis. Untuk memulai bisnis yang paling simpel adalah lihat dulu marketnya siapa. Ketika sudah mengerti marketnya, semakin mudah bagi kita untuk menciptakan bisnis-bisnis baru," tandas Rici.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka, BKN Matangkan Persiapan

Seleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka, BKN Matangkan Persiapan

Whats New
Mau Ekspor Mobil ke Australia, Pemerintah Bakal Lobi Produsen Asal Jepang

Mau Ekspor Mobil ke Australia, Pemerintah Bakal Lobi Produsen Asal Jepang

Whats New
Kini Investor Asing Bisa Cari Harta Karun Bawah Laut di Indonesia

Kini Investor Asing Bisa Cari Harta Karun Bawah Laut di Indonesia

Whats New
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Rilis
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

Rilis
Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Whats New
Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Rilis
Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Spend Smart
Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Whats New
BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

Whats New
Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Whats New
Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Whats New
BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

Whats New
Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Whats New
Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X