Sandiaga Berjanji akan Potong Pajak untuk Perorangan dan Korporasi

Kompas.com - 13/04/2019, 21:29 WIB
Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno saat mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) malam. Debat terakhir itu mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGCalon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno saat mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) malam. Debat terakhir itu mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno berjanji untuk memotong pajak untuk perorangan maupun korporasi.

Menurut Sandiaga, pihaknya di tahap awal akan memangkas pajak perorangan sehingga masyarakat memiliki dana yang lebih untuk keperluan konsumsi.

"Hal ini akan membuat masyarakat lebih banyak konsumsi sehingga banyak yang bekerja. Setelah itu, pajak korporasi juga akan diturunkan untuk menarik investasi," kata Sandiaga, Sabtu (13/4/2019).

Sementara itu, Prabowo Subianto menuturkan pemerintah seharusnya menggunakan perangkat teknologi digital untuk meningkatkan tax ratio, agar rasio pajak Indonesia bisa kembali seperti saat Orde Baru di kisaran 16 persen bahkan hingga 19 persen.

"Kami pun ingin lebarkan tax based dan kami juga tidak ingin timbulkan shock economy serta berani kejar mereka untuk membayar pajak," kata Prabowo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X