Mau Investasi Sekaligus Bantu Bangun Jalan Tol Gempol-Pandaan?

Kompas.com - 15/04/2019, 10:32 WIB
Jalan Tol Gempol-Pandaan sepanjang 13,61 kilometer diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Jumat (12/6/2015).Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Jalan Tol Gempol-Pandaan sepanjang 13,61 kilometer diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Jumat (12/6/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mandiri Manajemen Investasi bersama PT Jasa Marga Persero meluncurkan produk investasi khusus untuk pembangunan infrastruktur, yakni Kontak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA) dengan nama DINFRA Toll Road Mandiri-001.

Sesuai namanya, investasi ini khusus untuk pembiayaan ruas tol Gempol-Pandaan. Ruas tol ini dibangun oleh Jasa Marga sepanjang 13,61 kilometer.

Pembangunan tersebut tentunya butuh biaya yang besar. Oleh karena itu, Jasa Marga butuh tambahan pendanaan dari pihak luar. Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, selama ini Jasa Marga beberapa kali mengeluarkan produk pendanaan baru di pasar modal.

"Sejak 2017 kita ada sekuritisasi, project bond, Komodo Bond, dan reksa dana penyertaan terbatas berbasis ekuitas," kata Desi di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Cerita Tasya Kamila, Investasi Reksa Dana untuk Masa Depan Anak

Namun, produk-produk tersebut kebanyakan didanai oleh investor institusi. Dengan adanya DINFRA Toll Road Mandiri-001, maka diharapkan pasarnya lebih luas dan menarik investor individu lebih banyak.

"Jadi tidak hanya institusi, masyarakat bisa berperan dalam pembangunan infrastruktur," kata Desi.

Dalam tiga tahun terakhir, pembangunan infrastruktur jalan tol melesat tajam. Sebelum 2016, Jasa Marga membangun 593 kilometer. Setelah 2016, hingga akhir tahun 2019, targetnya ada 650 kilometer ruas tol yang dibangun dan beroperasi.

DINFRA merupakan wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan pada aset infrastruktur dalam bentuk utang atau ekuitas. Adapun keunggulan KIK-DINFRA dibandingkan produk investasi lainnya yakni ada solusi alternatif bagi investor untuk berinvestasi pada aset infrastruktur melalui kepemilikan saham pada perusahaan pemilik.infrastruktur.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan, DINFRA Toll Road Mandiri-001 merupakan produk investasi pertama di sektor infrastruktur yang tercatat di BEI.

"Dengan penerbitan ini, kami harapkan manajer investasi lainnya akan menerbitkan DINFRA lain dalam pembangunan infrastruktur dan menjadi alternatif bagi investor," kata Inarno.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X