Astra Agro Bagikan Dividen Rp 336 Per Saham

Kompas.com - 15/04/2019, 14:31 WIB
Anggota Direksi PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menggelar konferensi pers hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara Astra, Jakarta Senin (15/4/2019).KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Anggota Direksi PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menggelar konferensi pers hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara Astra, Jakarta Senin (15/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,44 triliun sepanjang 2018. Angka ini turun sekitar 26,9 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini sebagai dampak turunnya harga minyak sawit mentah atau CPO di pasar internasional pada 2018 lalu.

Presiden Direktur AALI Santosa, mengatakan, meskipun harga CPO di pasar internasional turun pada periode itu namun Perseroan berhasil mencatatakan kinerja operasional positif. Karena produksi minyak sawit mentah naik sekitar 18,5 persen menjadi 1,94 juta ton.

"Kenaikan produksi minyak sawit Perseroan sepanjang 2018 tersebut ditopang oleh produksi Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun-kebun inti sebesar 4,42 juta ton atau meningkat sebesar 12,1 persen dibandingkan 2017," kata Santosa di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Santosa menuturkan, total volume transaksi pembelian TBS baik dari Plasma/KKPA maupun pihak ketiga meningkat sebesar 29,5 persen menjadi 5,15 juta ton. Selain itu, pada segmen usaha pengemukan dan pembibitan sapi yang terintegrasi dengan kelapa sawit juga menunjukkan hal positif.

"Sepanjang 2018, volume transaksi penjualan sapi perseroan sebesar 10.230 ekor, tumbuh 268 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan jumlah anakan yang dihasilkan dari segmen pembibitan sapi perseroan adalah 1.612 ekor, meningkat 130 persen dibandingkan tahun sebelumnya," tuturnya.

Bagi Dividen

Dia menambahkan, berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan pemegang saham menyetujui penggunaan 45 persen laba bersih Perseroan sebagai dividen senilai Rp 336 per saham dibagikan ke pemegang saham.

"Dividen dibagikan sebagai dividen tunai yang akan diperhitungkan dengan dividen interim sebesar Rp 112 per lembar saham yang telah dibayarkan pada 19 Oktober 2018," sebutnya.

"Sisa laba bersih dibukukan sebagai labah ditahan perseroan," sambungnya.

Selain itu, dalam RUPS Tahunan Perseroan ini, pemegang saham juga menyetujui Laporan Tahunan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2018.

Pada RUPS kali ini, AALI juga melakukan pergantian susunan direksi perusahaan yang masa jabatannya telah habis. Direktur yang diganti adalah Handoko yang digantikan oleh Nico Tahir dan Bambang Widjonarko digantikan oleh Said Fakhrullazi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X