Aprindo: Langkah Pemerintah Sudah Tepat, tapi Ada yang Perlu Diperbaiki

Kompas.com - 15/04/2019, 20:44 WIB
 Wakil ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Shinta Widjaja KamdaniKOMPAS.com/Ambaranie Nadia Wakil ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Shinta Widjaja Kamdani

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia ( Aprindo), Shinta Widjaja Kamdani, menyebutkan langkah pemerintah dalam hal peningkatan neraca perdagangan, pembangunan infrastruktur, dan pemajuan industrialisasi sudah tepat sasaran.

"Kita lihat neraca perdagangan Bulan Maret surplus karena langkah pemerintah sudah benar. Pemerintah meningkatkan eksport dan mengendalikan import ini sudah mulai terasa, ya," kata Wakil Ketua Umum Aprindo, Shinta Widjaja Kamdani di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, neraca perdagangan Indonesia bulan Maret kembali surplus mencapai 0,54 miliar dollar AS. Angka surplus itu lebih tinggi dibandingkan dengan Februari 2019 sebesar 0,33 miliar dollar AS.

Shinta juga menilai, langkah yang diambil pemerintah dalam menggenjot pembangunan infrastruktur dan industrialisasi pun sudah benar.

"Jadi sekarang kalau kita lihat, kita harus punya infrastruktur, benar dong? Kalau kita enggak punya fiskal infrastruktur bagaimana? Justru itu dasar yang paling utama, infrastruktur itu sudah benar," ucap Shinta.

"Kita juga sudah mulai mengembangkan industri hilir dan hulu kita. Cuma memang butuh waktu, enggak langsung jadi. Tapi itu sudah benar tinggal kita kembangkan," lanjut Shinta.

Meski langkah yang diambil pemerintah sudah benar, Shinta mengatakan masih banyak yang perlu diperbaiki dan harus terus dikawal agar mencapai hasil perekonomian yang baik.

"Ya, langkah yang diambil pemerintah sudah benar, tapi memang banyak sekali perbaikan yang perlu dilakukan. Jadi saya enggak bisa mengatakan enggak ada perbaikan. Tapi paling tidak arahnya mau kemana itu sudah betul," kata Shinta.

"Intinya, ini yang harus selalu kita kawal. Langkah yang sudah benar ini harus terus dilakukan, jangan sampai berbalik arah," tandasnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X