Tak Ingin Kalap Diskon di Hari Pemilu? Ini Tips dari Perencana Keuangan

Kompas.com - 17/04/2019, 09:00 WIB
Ilustrasi memilih: Warga menandai jarinya dengan tinta seusai menyalurkan suaranya di TPS 04, Larangan Selatan, Larangan, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (31/8/13).  KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi memilih: Warga menandai jarinya dengan tinta seusai menyalurkan suaranya di TPS 04, Larangan Selatan, Larangan, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (31/8/13).

JAKARTA, KOMPAS.com - Diskon di hari pemilu bisa saja menguntungkan, tapi bisa jadi merugikan bila kita tidak tahu kiat-kiat mengontrol keuangan di tengah bermunculannya program diskon.

Nah, untuk itu apa saja kiat-kiat tetap hemat di hari penuh diskon? Berikut Kompas.com rangkum kiat-kiatnya dari para perencana keuangan.

1. Mengontrol diri

Menurut seorang perencana finansial, mengatur uang sama dengan mengontrol diri.

"Sebetulnya mengelola uang adalah mengelola diri sendiri. Ketika dia bisa me-manage diri sendiri, masalah manage uang jadi lebih gampang," kata seorang perencana finansial, Mohamad Andoko kepada Kompas.com, Selasa (16/4/2019).

Untuk itu, Anda harus mampu mengontrol diri di hari pemilu ini agar tidak terjebak promo-promo yang membuat kantong jebol

2. Punya Budget-nya

Selain mengontrol diri, seseorang hendaknya sudah harus memiliki perencanaan keuangannya setiap bulan. Bila tidak ingin terjebak, disarankan tidak mengeluarkan uang melebihi jatah jajan maupun jatah belanja.

"Nah, buat milenial enggak akan jadi masalah kalau mereka udah punya budget-nya. Kalau sudah punya budget, mau dia diskon atau enggak jadi enggak masalah. Justru sebenarnya mereka terbantu karena mereka bisa mendapat harga yang begitu murah, karena ada diskon-diskon tadi," ucap Andoko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Prita H. Ghozie menambahkan, promo-promo ini hendaknya dimanfaatkan dengan tetap menggunakan dana dari jatah bulanan untuk gaya hidup

"Setiap bulan seharusnya kita sudah punya bujet untuk jajan mau pun gaya hidup. Sebenarnya promo dimanfaatkan dengan tetap menggunakan dana dari bujet untuk gaya hidup," ucap Prita kepada Kompas.com, Selasa (16/4/2019).

3. Mampu Membedakan Keinginan dan Kebutuhan

Kiat lainnya adalah seseorang harus mampu kebutuhan dan keinginan. Keinginan ini harus dikendalikan karena tidak akan pernah merasa cukup, sehingga kita harus mampu memprioritaskan mana yang kebutuhan, mana yang hanya keinginan semata.

Menurut Andoko, kalau sudah mampu melihat prioritas, maka mengatur keuangan pasti akan mudah dilakukan.

"Kalau kayak gitu, kita harus lihat prioritas. Kalau sudah bisa melihat prioritas sih, menurut saya sudah gampang mengatur hal lainnya. Kalau kita sudah mampu memprioritaskan, kita enggak akan tergoda juga jadinya," kata Andoko.

Sebaliknya, kalau tidak bisa mengatur kebutuhan dan keinginan, kita akan lebih mudah mengeluarkan uang dan pada akhirnya membuat jebol kantong. Uang yang seharusnya bukan untuk belanja dan liburan malah turut digunakan hanya karena ajakan teman.

"Kadang-kadang kita akan banyak keluar ketika ada ajakan teman. Misalnya teman-teman ngajak liburan, tadinya uangnya bukan buat budget liburan malah dipakai untuk jalan-jalan dan ketemu teman," papar Andoko

"Karena enggak bisa me-manage diri sendiri, akhirnya jebol di keuangannya," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.