Ini Harapan Pengusaha Kawasan Industri untuk Presiden Terpilih

Kompas.com - 17/04/2019, 16:00 WIB
Ilustrasi memilih: Warga menandai jarinya dengan tinta seusai menyalurkan suaranya di TPS 04, Larangan Selatan, Larangan, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (31/8/13).  KOMPAS/PRIYOMBODO Ilustrasi memilih: Warga menandai jarinya dengan tinta seusai menyalurkan suaranya di TPS 04, Larangan Selatan, Larangan, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (31/8/13).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seluruh masyarakat Indonesia melaksanakan Pemilihan Umum ( Pemilu) pada hari ini, Rabu (17/4/2019). Banyak asa yang disematkan kepada dua pasangan presiden dan wakil presiden, tak terkecuali para pengusaha.

Ketua umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi Sanny Iskandar mengatakan, ada beberapa harapan bagi presiden terpilih nanti.

Pertama, yakni mewujudkan kesinambungan dan konsistensi atas kepastian berusaha.

"Untuk itu, maka program-program kebijakan dan organ-organ akselerasi pembangunan ekonomi yang sudah berjalan baik agar dilanjutkan," katanya lewat keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (17/4/2019).

Baca juga: Menteri Rini: Presiden Terpilih Harus Majukan BUMN

Kedua, presiden harus memprioritaskan pembangunan SDM yang memiliki motivasi kerja dan meningkatkan keterampilan kerja untuk mencapai produktivitas yang tinggi agar produk-produk nasional berdaya saing.

Ketiga, khusus untuk Kawasan industri/KI, Sanny berharap agar ada dukungan terhadap pembangunan KI baru (baik dari sisi perizinan, pembebasan lahan dan infrastruktur/utilitas industri).

"Khususnya di luar Jawa agar lebih terciptanya pemerataan ekonomi di seluruh wilayah," tambah Sanny.

Terakhir, membuat kebijakan merombak birokrasi perizinan berusaha agar lebih terintegrasi, mudah, cepat, murah dan transparan melalui sarana elektronik. (Sinar Putri S.Utami)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Ini harapan pengusaha kawasan industri untuk presiden terpilih

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X