IHSG Berpeluang Tembus 6.500 Usai Pemilu, Simak Rekomendasi Sahamnya

Kompas.com - 17/04/2019, 18:45 WIB
Ilustrasi pergerakan harga sahamshutterstock Ilustrasi pergerakan harga saham

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) berpotensi tembus level 6.500 pada pembukaan perdagangan besok, Kamis (18/4/2019). Kemungkinan tersebut bisa terjadi, jika hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sesuai proyeksi pelaku pasar.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (16/4) sukses ditutup di zona hijau, dengan kenaikan 0,72 persen ke level 6.481. Sayangnya, penguatan tersebut justru disertai aksi net sell dari investor asing di seluruh market yang mencapai Rp 559,81 miliar.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, pada pembukaan perdagangan Kamis, indeks berpeluang untuk menembus level 6.550. Saat itu terjadi, investor akan memburu saham sektor konstruksi, properti dan infrastruktur.

Baca juga: Ada Pilpres, Bagaimana Nasib IHSG Pekan Ini?

"Syaratnya, jika pasangan calon presiden No.1 atau petahana menang, maka IHSG akan menguat menembus level 6.550," katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (16/4/2019).

Jika proyeksi tersebut benar, maka indeks akan bergerak pada kisaran resistance 6.552. Sedangkan untuk potensi support berada di level 6.438.

Sebaliknya, jika pasangan calon presiden Nomor 02 yang memenangkan hasil pilpres, pasar diproyeksi akan mengalami guncangan sementara.

"Pastinya market shock dalam jangka pendek, tetapi kemudian market akan kembali stabil," jelasnya.

Baca juga: Aksi Jual Asing Menjelang Pemilu Hanya Profit Taking Biasa

Cepatnya pemulihan di bursa usai pemilu, dinilai karena tipe investor saat ini cenderung rasional.

"Mereka akan berpikir logis dan bussiness must go on," tandasnya.

Adapun 10 saham yang menjadi rekomendasi MNC Sekuritas pada perdagangan esok hari yakni ADHI, BBTN, WIKA, PGAS, PPRO, SSIA, WSBP, CTRA, WSKT dan BSDE. (Intan Nirmala Sari)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: IHSG berpeluang tembus 6.500 usai pemilu, simak rekomendasi saham berikut



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X